20 Anggota DPRD Bali Absen Saat Sidang Perdana, Pengamat Politik: Semangat Harus Baru

Sehari setelah dilantik, DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024 menggelar sidang paripurna perdana dan hanya dihadiri 35 dari total 55 anggota Dewan.

20 Anggota DPRD Bali Absen Saat Sidang Perdana, Pengamat Politik: Semangat Harus Baru
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Suasana sidang paripurna perdana DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Bali, Selasa (3/9/2019). 

Dikatakannya, kewajiban seorang anggota Dewan harus bersidang di kantor DPRD.

“Kalau tahu ada sidang mestinya secara moral harusnya ya hadir apalagi ada pembagian komisi. Itu merupakan agenda yang penting," tuturnya.

Sebagian besar anggota Dewan yang merupakan incumbent, kata Wiratmaja, seharusnya memberi contoh yang baik pada awal kiprah mereka untuk bakti 2019-2024.

Selain itu, anggota DPRD Bali perlu secepatnya menyelesaikan Tata Tertib (Tatib) sebagai panduan mereka melangkah ke depan.

Ada tugas-tugas baru yang harus dimasukkan dalam Tatib.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPRD Bali, Gede Suralaga menyatakan alasan anggota Dewan tidak menghadiri sidang perdana karena sedang menghadiri upacara pernikahan di kampung.

Selain itu ada juga yang mengaku belum menerima undangan rapat.

Padahal, kata dia, undangan telah dikirim melalui WA dan secara tertulis.

Namun, Suralaga memaklumi mereka tidak hadir karena belum terbentuk komisi. 

“Maklum baru pelantikan, nanti setelah terkumpul masing-masing jadi satu komisi, baru gampang untuk ngirim pengumuman,” kata Suralaga.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved