35 Wirausahawan Pemula Dapat Bantuan Kementerian, Paling Banyak Bidang Kerajinan dan Kuliner  

Seluruhnya terdapat 76 WP yang baru tumbuh di Bali. Dari jumlah tersebut, paling banyak bergerak dalam bidang kerajinan dan kuliner.

35 Wirausahawan Pemula Dapat Bantuan Kementerian, Paling Banyak Bidang Kerajinan dan Kuliner   
TRIBUN BALI/WEMA SATYADINATA 
Kepala Dinas Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali, I Gede Indra 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 35 Wirausaha Pemula (WP) di Bali mendapat bantuan pengembangan usaha dari Kementerian Koperasi dan UKM RI tahun 2019 ini.

Seluruhnya terdapat 76 WP yang baru tumbuh di Bali. Dari jumlah tersebut, paling banyak bergerak dalam bidang kerajinan dan kuliner.

Kepala Dinas Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali, I Gede Indra menjelaskan syarat yang harus dipenuhi agar WP mendapat bantuan antara lain usahanya sudah berjalan selama minimal 6 bulan, usia WP dibawah 45 tahun, dan harus mengajukan proposal usaha.

Selanjutnya masing-masing WP diberikan dana pengembangan usaha sejumlah Rp 10 juta sampai Rp 12 juta.

Dinas Koperasi dan UKM memberi perhatian pada tumbuh kembangnya wirausaha baru di Bali, terutama di kalangan anak muda.

Era digital saat ini memberi nuansa baru pada anak muda untuk memasarkan produk barang dan jasanya melalui online, selanjutnya kondisi ini tumbuh dengan pesat.

Berdasarkan data terakhir Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali hingga Desember 2018, ada 326.009 pelaku UKM di Bali, atau tumbuh sekitar 7 persen dari tahun sebelumnya.

Adapun rasio kewirausahaan di Bali tertinggi di Indonesia yakni 7,6 persen, berada jauh diatas nasional yang hanya 3,1 persen.

“Kenapa bisa tinggi? Pertama anak-anak muda sekarang pilihan utamanya berwirausaha. Kedua, Bali sebagai destinasi favorit wisata dunia mendatangkan peluang bisnis yang sangat besar, baik produk fashion, kuliner, cindera mata dan sebagainya,” kata Indra saat ditemui di Ruang Kerjanya, Rabu (4/9/2019).

Menurut Indra, produk yang dipasarkan pelaku UKM bukan dari Bali saja, melainkan ada yang berasal dari Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Sumatera, Papua, Lombok dan sebagainya.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved