Bekraf dan Kemenlu Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Kawasan di Negara-negara ASEAN

Bekraf bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan ASEAN Regional Workshop on Creative Economydi Nusa Dua Bali.

Bekraf dan Kemenlu Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Kawasan di Negara-negara ASEAN
istimewa/Biro Hukum dan Komunikasi Publik Badan Ekonomi Kreatif
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan ASEAN Regional Workshop on Creative Economydi Nusa Dua Bali. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan ASEAN Regional Workshop on Creative Economydi Nusa Dua Bali.

Menurut Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah Bekraf, Endah W. Sulistianti, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kerja sama ekonomi kreatif di lingkungan negara-negara ASEAN.

Endah menyatakan bahwa workshop kali ini merupakan pertemuan mengenai ekonomi kreatif pertama di antara anggota ASEAN.

“Di era revolusi industri 4.0, ketika globalisasi dan digitalisasi berjalan bersamaan, negara-negara di Kawasan Asia Tenggara harus siap dan harus mampu mengikuti perkembangan ini,’’ ujarnya, Rabu (4/9/2019).

Indonesia percaya, ASEAN dapat menjadi pemain utama dalam ekonomi kreatif.

‘’Namun terdapat factor yang harus diakselerasi, di antaranya pengarusutamaan isu ekonomi kreatif dalam mekanisme ASEAN,” ungkap Endah.

Potensi Asia Tenggara menjadi pelaku utama ekonomi kreatif di dunia sangat besar.

Di samping kaya dengan budaya budaya dan warisan sejarah, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Kawasan ini sangat pesat.

Apalagi dengan terus meluasnya revolusi industri 4.0.

Selama beberapa tahun terakhir, setidaknya tujuh perusahaan rintisan di ASEAN melesat menjadi Unicorn.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved