Belasan Pemilik Kafe Remang-Remang yang Ditutup Paksa Minta Kebijaksanaan Pemkab Badung

Bahkan pihaknya menegaskan, tidak ada negosiasi terkait penutupan kafe/warung remang-remang.

Belasan Pemilik Kafe Remang-Remang yang Ditutup Paksa Minta Kebijaksanaan Pemkab Badung
TRIBUN BALI/I KOMANG AGUS ARYANTA
Belasan pemilik kafe remang-remang yang sebelumnya ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung mendatangi kantor Satpol PP di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (4/9/2019). 

Belasan Pemilik Kafe Remang-Remang yang Ditutup Paksa Minta Kebijaksanaan Pemkab Badung

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Belasan pemilik kafe remang-remang yang sebelumnya ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung mendatangi kantor Satpol PP di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (4/9/2019).

Kedatangan mereka ke kantor Satpol PP Kabupaten Badung, untuk meminta kebijaksanaan dengan ditutupnya semua warung remang-remang atau kafe tersebut.

Pasalnya warung tersebut juga merupakan satu di antara usaha yang dilakukan warga.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Badung, IGK Suryanegara mengatakan penutupan semua warung maupun kafe adalah tugas yang diperintahkan atasan.

Bahkan pihaknya menegaskan, tidak ada negosiasi terkait penutupan kafe/warung remang-remang.

"Intinya mereka mempertanyakan penutupan kafe, warung remang-remang atau salon yang sudah kami lakukan," ujarnya.

Menurutnya ada sebanyak 12 pemilik warung remang-remang yang mendatangi kantor Satpol PP Badung.

Mereka pun langsung diterima Kasi penyelidikan dan penyidikan I Wayan sukanta, SH, MAP bersama kasi operasional A. A. Gde Darma, SH, MA.

"Sudah disampaikan kita menjalankan intruksi Bupati no 9 tahun 2019 kepada Kasatpol pp, untuk menertibkan kafe atau warung dan salon yang disalah gunakan," jelasnya.

Kepada pemilik warung remang-remang tersebut, pihaknya menyatakan tidak ada negosisasi lantaran perintah pimpinan sudah sangat jelas, yaitu tutup.

“Ya kita sampaikan tidak ada nego-nego lagi. Perintah Bapak Bupati langsung kepada saya agar menutup semua kafe remang-remang,”ungkapnya.

Ia pun meminta, kepada pemilik warung, jika merasa keberatan pihaknya mempersilahkan mengajukan keberatan dan menyampaikannya kepada Bupati Badung. "karena perintah Bapak Bupati, jadi silakan ajukan ke beliau," jelasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved