Cerita Pilu Buruh Migran Indonesia di Arab Saudi, 31 Tahun Tak Digaji Hingga Ortu Menangisi Ini

Tangis haru Ilyas (85) dan Warniah (75) tak mampu ditahan lagi setelah mendengar kabar putrinya Carmi yang bekerja selama 31 tahun di Arab Saudi

Cerita Pilu Buruh Migran Indonesia di Arab Saudi, 31 Tahun Tak Digaji Hingga Ortu Menangisi Ini
Tribun Bali/Instagram/Kolase Kompas.com/Muhamad Syahri Romdhon
Ilyas (85) dan Warniah (75) sujud syukur atas ditemukannya Carmi TKW yang selama 31 tahun menjadi buruh migran. Keduanya serta sanak keluarga memohon pada pemerintah membantu dan memulangkan Carmi. 

TRIBUN-BAKU.COM - Tangis haru Ilyas (85) dan Warniah (75) tak mampu ditahan lagi setelah mendengar kabar putrinya  Carmi yang bekerja selama 31 tahun di Arab Saudi ternyata masih hidup. 

Kisah nestapa Ilyas dan Warniah viral setelah menanti kabar putrinya yang menjadi buruh migran di Arab Saudi tak kunjung pulang.

Carmi, TKW asal Cirebon, Jawa Barat dikabarkan selama 31 tahun juga tak digaji. 

Melansir via Tribun Mataram, Keluarga Carmi menangis haru dan melakukan sujud syukur ketika mendengar Carmi, putri yang bekerja sebagai TKW di Arab Saudi ternyata masih hidup.

Carmi yang tak ada kabar sejak 31 tahun lalu akhirnya ditemukan masih bekerja sebagai TKW di Arab Saudi.

Pada tahun 1988, Carmi yang masih berusia 17 tahun berangkat ke Arab Saudi melalui PT Umah Sejati Alwidah Jaya Sentosa, Jakarta.

Gadis yang tinggal di kawasan Pesisir Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, ingin seperti tetangga-tetangganya yang menjadi TKW, yakni bisa membangun rumah serta memperbaiki ekonomi keluarganya.

Carmi adalah anak pertama dari 10 bersaudara dari pasangan Ilyas dan Warniah.

Ilyas, ayah kandung Carmi melarang anak gadisnya berangkat ke Arab Saudi.

Namun keinginan Carmi tidak bisa dibendung.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved