Enam Petinju Denpasar Melaju ke Final Porprov Bali 2019 Tabanan

kontingen tinju Denpasar sukses meloloskan enam petinjunya ke babak final setelah menumbangkan lawan-lawan mereka di babak semi final.

Enam Petinju Denpasar Melaju ke Final Porprov Bali 2019 Tabanan
istimewa
Petinju Jembrana (merah) I Kadek Agus Dwi Rana berhasil lolos ke final kelas 69 kg setelah mengalahkan petinju Denpasar, Petrus Janggan di babak semifinal di lapangan Alit Saputra Tabanan, Rabu (4/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Petinju asal Jembrana, I Kadek Agus Dwi Rana berhasil lolos ke final kelas 69 kg setelah mengalahkan petinju asal Denpasar, Petrus Janggan di babak semifinal di Lapangan Alit Saputra Tabanan, Rabu (4/9/2019) sore. Kadek Agus menang angka atas lawannya.

Ronde pertama keduanya saling serang karena masih bugar.

Sepak Bola Badung Target Final Porprov Bali 2019 Tabanan

Tuan Rumah PSIM Yogyakarta Janji Tampil All Out di Trofeo Hamengkubuwono 2019

Teco Rancang Tim di Trofeo HB Cup di Jogja, Siapkan Dua Skuat Berbeda

Begini Pesan Pasek Wijaya pada Sang Putra Andhika Wijaya Jelang Laga Timnas Senior Kontra Malaysia

Ronde kedua, didominasi petinju Jembrana. Dan ronde penentuan ketiga, keduanya sama-sama mengandalkan timimg tepat untuk bisa lepaskan pukulan.

Beda usia antara petinju Jembrana dan Denpasar, membuat petinju Jembrana bermain tempo. Ia taktis dan tidak membuang tenaga.

Fans asal Jembrana menjadi penyemangat petinju ini sepanjang bertarung. Alhasil Jembrana meloloskan dua petinju ke babak final.

Dua emas atau perak sudah pasti akan diperoleh Jembrana.

Meski demikian, kontingen tinju Denpasar sukses meloloskan enam petinjunya ke babak final setelah menumbangkan lawan-lawan mereka di babak semi final.

Adalah Krispinus Mariano W (kelas layang ringan 46kg), Karlus Bria (kelas layang 49kg), Efraim Dongga Landupraing (Kelas terbang 52kg), Jekri Riwu (kelas ringan 60kg),  Gregorius Gheda Dende (Kelas welter 64kg) dan IGA Satria Wiguna (kelas menengah 75kg).

Pelatih tim tinju Denpasar, Julianus Leo Bunga mengatakan lolosnya enam petinju sesuai target minimal.

“Meskipun ada dua petinju yang kalah yaitu di kelas 56kg dan 69kg. Semoga lusa (besok) keenamnya bisa dapat emas,” kata Leo Bunga.

Ditambahkannya, lawan-lawan yang dihadapi petinju Denpasar di final dinilai tak bisa dianggap remeh. Dan juga sudah bisa dipantau kualitas penampilannya.

“Tinggal menyiapkan strategi serta fisik yang prima. Dengan begitu, petinju kami bisa bertanding dengan peforma terbaik mereka,” katanya.

Petinju kabupaten lainnya yang meloloskan petinju ke final yaitu Klungkung 4 petinju. Dan Tabanan, Gianyar serta Jembrana masing-masing 2 petinju. 

Penulis: Marianus Seran
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved