Firasat Aneh Keluarga Sebelum 2 Pemancing Terseret Ombak di Tanah Lot, Pesan Ibu Soal Kajeng Kliwon

Made Sumarta menuturkan, pihak keluarga sepertinya sudah merasakan firasat kurang baik saat Sumiarta berangkat memancing malam itu.

Firasat Aneh Keluarga Sebelum 2 Pemancing Terseret Ombak di Tanah Lot, Pesan Ibu Soal Kajeng Kliwon
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Anak I Gede Ketut Artika, korban hiolang di Tanah Lot, Tabanan, menangis saat tiba di lokasi kejadian, Selasa (3/9/2019). 

Namun sayang tak terjangkau oleh korban. Kemudian korban pun menghilang.

"Awalnya salah satu korban sempat kelihatan dan satunya sudah hilang. Setelah sempat kelihatan ternyata ada ombak lagi yang menggulung dan korban ini kelihatan mengambang saja, kemungkinan karena terbentur dan setelah itu menghilang," paparnya.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke petugas keamanan setempat. Tak berselang lama petugas pun datang untuk melakukan pencarian.

Namun, karena kondisi lokasi dan ombak yang begitu besar petugas melakukan pemantauan saja.

"Apalagi saat kejadian juga kondisinya gelap, minim penerangan," kata Sudarta yang merupakan penyuluh kelautan Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan.

Ngedig Kulkul

Saat proses pencarian kemarin, keluarga dan kerabat korban datang ke lokasi hilangnya kedua korban.

Tampak istri dan anak-anak Ketut Artika tak kuasa menahan kesedihan. Mereka berjalan dengan dibopong sembari terus menangis.

Seorang kerabat Ketut Artika menuturkan di Banjar Batan Poh, Desa Pandak Gede, sempat ngedig kulkul (memukul kentongan) setelah menerima informasi ada warga yang tenggelam.

“Sempat ngedig kulkul di banjar sebelum pukul 06.00 Wita,” ujar kerabat korban yang mengaku bernama Bu Agus.

Halaman
1234
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved