Bertengkar dengan Orangtua, Gadis 17 Tahun Pergi dari Rumah, Dijual Teman Hingga Hamil 7 Bulan

Kelima pria hidung belang yang mendapat layanan spesial gadis 17 tahun itu masing-masing berinisial ADK, SKN, HDT, KLW dan STS.

Bertengkar dengan Orangtua, Gadis 17 Tahun Pergi dari Rumah, Dijual Teman Hingga Hamil 7 Bulan
TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI/ Pixabay
ILUSTRASI- Seorang siswi SMA dipaksa menjadi pekerja seks oleh seorang muncikari. Kelima pria hidung belang yang mendapat layanan spesial gadis 17 tahun itu masing-masing berinisial ADK, SKN, HDT, KLW dan STS. 

Bertengkar dengan Orangtua, Gadis 17 Tahun Pergi dari Rumah, Dijual Teman Hingga Hamil 7 Bulan

TRIBUN-BALI.COM - Seorang siswi SMA dipaksa menjadi pekerja seks oleh seorang muncikari.

muncikari berinisal LN berhasil dibekuk nanggota Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Pelaku ditangkap bersamaan dengan kelima pria hidung belang yang menggunakan jasanya.

Kelima pria hidung belang yang mendapat layanan spesial gadis 17 tahun itu masing-masing berinisial ADK, SKN, HDT, KLW dan STS.

Pelaku sendiri menjual korban dengan harga kisaran Rp 200 ribu hingga Rp500 ribu.

Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran kepada Kompas.com, Selasa (3/9/2019) mengatakan, dalam kasus ini enam orang pelaku berhasil diamankan.

"Pelaku LN ini yang 'menjual' korban ke pria hidung belang. Para pelaku kita amankan pada Rabu (28/8/2019) lalu," ujar Misran.

Kasus tersebut terungkap setelah orangtua korban melapor ke Polsek Lirik di Kecamatan Lirik, Inhu, beberapa waktu lalu.

Orangtua korban mengatakan sang anak hamil tujuh bulan.

Sebelum hamil, korban sempat pergi dari rumah, karena bertengkar dengan orangtuanya.

"Setelah kabur dari rumah lebih kurang satu bulan, korban tinggal di rumah seorang perempuan berinisial LN (muncikari)," sebut Misran.

Selama kurun waktu itulah korban dimanfaatkan LN untuk melayani pria hidung belang.

Bahkan pernah melayani di warung tuak.

Setiap menjual korban, LN mendapat untung kisaran Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Kasus terbongkar Setelah dilakukan penyelidikan, Unit PPA Polres Inhu berhasil membongkar prostitusi anak di bawah umur tersebut. (*)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved