Dapat Dukungan dari Arus Bawah, Adenan Masuk Bursa Calon Presidium KAHMI Bali

Musyawarah Wilayah (Musywil) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Bali akan digelar Oktober 2019 mendatang

Dapat Dukungan dari Arus Bawah, Adenan Masuk Bursa Calon Presidium KAHMI Bali
TRIBUN BALI/RAGIL ARMANDO
Adenan (kanan) politikus yang pernah menjadi Ketua Bidang Infokom PDI Perjuangan Bali di era AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat sebagai Ketua DPD siap bersaing di Musywil KAHMI Bali pertengahan Oktober nanti. 

Dapat Dukungan dari Arus Bawah, Adenan Masuk Bursa Calon Presidium KAHMI Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Musyawarah Wilayah (Musywil) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Bali akan digelar Oktober 2019 mendatang.

Sebulan jelang musywil, tensi perebutan kursi kandidat presidium mulai menghangat.

Satu nama yang muncul ialah Adenan yang merupakan alumni HMI asal Gumi Lahar Karangasem.

Adenan dikenal sebagai tokoh politik sejak awal reformasi.

Adenan sendiri politikus yang pernah menjadi Ketua Bidang Infokom PDI Perjuangan Bali di era AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat sebagai Ketua DPD.

BREAKING NEWS! Pria Tanpa Busana Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kosan

Timnas Indonesia vs Malaysia, Babak Pertama Dua Pemain Naturalisasi Saling Berbalas Gol

Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia, 3 Gol Cantik Seteru Dua Negara Tetangga

Tidak hanya itu, ia juga pernah menjadi anggota DPRD Bali periode 1999–2004.

Masuknya nama politikus gaek banteng ini masuk atas dorongan dan kesepakatan beberapa Majelis Daerah (MD) KAHMI.

Antara lain, MD KAHMI Denpasar yang diwakili Fachrudin dan Ragil Armando, MD KAHMI Badung yang diwakil Rohmat dan M. Ridwan, MD KAHMI Gianyar yang diwakili Rizky Laelani, dan MD KAHMI Buleleng yang diwakili Harian Noris Saputra dalam pertemuan di Rumah Makan Wong Solo, Rabu (4/9/2019) malam.

“Terimakasih, saya ini jika diminta jadi anggota presidium saja sudah cukup. Buat saya yang penting azas manfaat, buat apa saya ada di presidium kalau tak bermanfaat bagi kepentingan KAHMI dan HMI,” ungkap Adenan.

Menurutnya, organisasi seperti KAHMI perlu membuka hubungan yang baik dengan birokrasi pemerintahan yang tengah berkuasa saat ini.

Hal ini membuat, jalannya organisasi bisa lebih akseleratif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali yang majemuk.

Di sisi lain, inisiator pertemuan lintas MD KAHMI, Achmad Baidhowi, mengatakan, meski sepak terjang Adenan selama ini tak menonjol di jajaran KAHMI Bali, namun komitmennya untuk membesarkan organisasi sangat kuat.

“Untuk membuka akses dan memperkuat komunikasi dengan pemerintahan saat ini, kita memang butuh sosok seperti Bang Adenan ini,” kata Obay. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved