Diperlukan Lahan 5,9 Hektar Penataan Besakih, Wisatawan Dilarang Masuk Pura kecuali Sembahyang

Pemerintah Provinsi Bali berencana menata parahyangan, pawongan dan palemahan kawasan Pura Besakih.

Diperlukan Lahan 5,9 Hektar Penataan Besakih, Wisatawan Dilarang Masuk Pura kecuali Sembahyang
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Gubenur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyampaikan pidato setahun pemerintahannya di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali berencana menata parahyangan, pawongan dan palemahan kawasan Pura Besakih.

Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan rencana penataan ini sudah dipaparkan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tanggal 22 Juli 2019 lalu, dan Menteri PU menyatakan setuju untuk membiayai pembangunan penataan Pura Besakih.

Koster menyebut penataan parahyangan Pura Besakih akan dimulai dari pelinggih-nya.

Kondisi saat ini pelinggih-pelinggih yang berada di kawasan Pura Besakih jumlahnya sangat banyak dan pengelolaannya ada yang dilakukan oleh kabupaten/kota se-Bali.

“Ada kabupaten yang uangnya cukup, ada kabupaten yang uangnya tidak cukup. Lantas apa yang terjadi, bangunannya berjalan tanpa standar. Dari segi bahan bangunannya, warnanya, arsitekturnya, estetikanya beraneka ragam. Lalu apa yang terjadi, semrawut. Pelinggihnya ada yang hitam, ada coklat,” kata Koster dalam pidato setahun pemerintahannya di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (5/9/2019).

Masuk ke Mako Polda Bali Membawa Sajam, Rikardus Diamankan

Mencuri Sejumlah Rokok dan Uang di Mini Market, Putu Galang Ramadan Diamankan Petugas

Padahal, lanjut dia, Besakih menjadi pura pemersatu di Bali, mempersatukan masyarakat Bali.

“Nanti parahyangan-nya itu akan saya buatkan standar, kalau kabupaten tidak punya uang nanti provinsi yang akan membangun,” ujarnya.

Selain sebagai kawasan suci religi, Pura Besakih juga menjadi salah satu destinasi wisata di Bali.

Selanjutnya setelah dilakukan penataan nanti, maka para wisatawan yang ingin berjalan-jalan melihat suasana Pura Besakih hanya diizinkan dari titik tertentu saja, tidak bisa seenaknya masuk Pura.

Orang yang diizinkan masuk area pura hanyalah pemedek yang akan bersembahyang.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved