Diperlukan Lahan 5,9 Hektar Penataan Besakih, Wisatawan Dilarang Masuk Pura kecuali Sembahyang

Pemerintah Provinsi Bali berencana menata parahyangan, pawongan dan palemahan kawasan Pura Besakih.

Diperlukan Lahan 5,9 Hektar Penataan Besakih, Wisatawan Dilarang Masuk Pura kecuali Sembahyang
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Gubenur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyampaikan pidato setahun pemerintahannya di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (5/9/2019). 

Kawasan Besakih juga akan dilengkapi Gedung Bioskop khusus untuk wisatawan yang berkunjung ke Pura Besakih.

Nanti wisatawan yang ke Besakih harus  masuk gedung bioskop untuk mendapat pemahaman melalui film dokumenter tentang Pura Besakih berkaitan dengan sejarahnya, yaitu kapan didirikan, siapa mendirikan, apa saja yang ada, apa fungsinya, bagaimana upakaranya dan sebagainya.

Materinya akan dibuat lengkap supaya wisatawan yang berkunjung menjadi paham tentang Pura Besakih.

Sementara itu Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet (Ratu Aji) mengapresiasi langkah yang dilakukan Gubernur Koster untuk menata Bali yang dimulai dari parahyangan-nya.

“Kita lihat Pura Besakih diperhatikan. Tidak memerlukan waktu yang lama, tahun 2020 mendatang kawasan Besakih akan ditata menjadi bagus dan itu yang ditunggu-tunggu sejak lama,” kata Ratu Aji.

3 Kg Sabu-sabu Dikirim dari India dan Akan Dipecah di Buleleng, Dua WNA India Diamankan

Menurut dia, Jiwa dan roh Bali ada pada Agama Hindu, adat dan budaya Bali.

Dalam kesempatan itu, ia mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat Bali agar bersatu untuk membangun Bali, dan kalaupun ada perbedaan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved