Remaja 14 Tahun Derita Kebutaan Permanen Akibat Konsumsi Junk Food

Selama ini malnutrisi akibat konsumsi makanan siap saji diketahui bisa memicu obesitas, sakit jantung, dan kanker. Sampai ada kasus kebutaan.

Remaja 14 Tahun Derita Kebutaan Permanen Akibat Konsumsi Junk Food
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM — Sejak awal, mengonsumsi makanan cepat saji secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Apalagi ditambah dengan kurangnya variasi makanan bernutrisi lainnya.

Jika selama ini malnutrisi akibat konsumsi makanan siap saji diketahui bisa memicu obesitas, sakit jantung, dan kanker, hal ini ternyata juga bisa mengganggu sistem saraf, dalam kasus ini terkait penglihatan.

Seorang remaja yang diketahui hanya makan kentang goreng, daging olahan, dan aneka makanan siap saji atau junk food lain selama bertahun-tahun menjadi buta akibat kekurangan gizi. 

Kasus ini dilaporkan di jurnal ilmiah Annals of Internal Medicine pada 2 September 2109 oleh tim peneliti dari University of Bristol, Inggris. 

Ilmuwan klinis dari Bristol Medical School dan Rumah Sakit Mata Bristol awalnya memeriksa seorang pasien remaja usia 14 tahun dengan keluhan kelelahan.

Kaitan antara status gizi dan penglihatannya tidak diketahui sampai gangguan penglihatannya menjadi permanen.

21 Ribu Orang Teridentifikasi HIV/AIDS di Bali, Desa Adat Perlu Lebih Dilibatkan dalam Pencegahan

Mahasiswa S2 Tewas Gantung Diri, Ini Fakta-faktanya

Selain sebagai ”pemakan pilih-pilih”, pasien memiliki indeks massa tubuh (IMT) dan tinggi normal, serta tidak ada tanda-tanda kekurangan gizi.

Tes awal menunjukkan anemia makrositik dan kadar vitamin B12 yang rendah, yang diobati dengan suntikan vitamin B12 dan saran diet. 

Ketika pasien mengunjungi dokter umum setahun kemudian atau saat umurnya 15 tahun, gangguan pendengaran dan gejala penglihatan telah menjadi akut, tetapi tidak ada penyebab yang ditemukan.

Pada usia 17 tahun, penglihatan pasien memburuk sampai mengalami kebutaan. 

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved