Pelaksanaan PPDB 2018 Dievaluasi ORI Bali, Pemalsuan Domisili Jadi Sorotan

Boy mengatakan, seluruh peserta PPDB yang menggunakan surat domisili palsu waktu itu langsung dieliminasi.

Pelaksanaan PPDB 2018 Dievaluasi ORI Bali, Pemalsuan Domisili Jadi Sorotan
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Diseminasi hasil evaluasi PPDB 2019 di kantor ORI Bali, Jumat (6/9/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Bali mengevaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Evaluasi ini dilaksanakan dari tingkat provinsi hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Bali.

Hasil evaluasi ini disampaikan dalam diseminasi di Kantor ORI Bali, Jumat (6/9/2019).

Dalam diseminasi itu diketahui bahwa pemalsuan surat domisili menjadi salah satu yang menjadi sorotan.

Mengenai hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

ORI Bali Temukan Ada Intervensi Pejabat Saat PPDB 2019 di Tabanan

Agar Masyarakat Tak Bermigrasi ke Kota, ORI Bali Minta Sekolah Lengkapi Sarana dan Prasarana

Pemakaian surat domisili ini diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 20 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan.

"Itu yang akan kita bahas dengan kepala dinas (pendidikan) di seluruh Indonesia," kata dia.

Boy mengakui bahwa penggunaan surat domisili dalam pelaksanaan PPDB ini sangatlah rawan, terdapat upaya-upaya dari oknum masyarakat untuk membuat secara ilegal.

Pada PPBD 2019 lalu, Disdik Bali mencatat sebanyak 536 orang yang mendaftar menggunakan surat domisili di delapan SMA Negeri yang ada di Kota Denpasar.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved