Pemkot Denpasar Buat Program Pra-Rumah Sakit, Termasuk Tanggulangi Gawat Darurat Sehari-hari

Pemerintah Kota Denpasar melakukan upaya jemput bola terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pemkot Denpasar Buat Program Pra-Rumah Sakit, Termasuk Tanggulangi Gawat Darurat Sehari-hari
dok. Humas KemenPANRB
Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Jakarta, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Pemerintah Kota Denpasar melakukan upaya jemput bola terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pelayanan pra-rumah sakit di lokasi kejadian atau rumah pasien terus dilakukan sehingga penanganan medis bisa lebih cepat dan optimal.

 
Program tersebut dinamakan Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (Damakesmas), yang diciptakan oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, Damakesmas berperan penting dalam mengatasi kekurangan atau kelemahan pelayanan pra-rumah sakit. 

Orangtua Masih Berharap Anaknya Kembali, Ini 9 Fakta Siswa SMK Hilang saat Magang di Pelabuhan Benoa

Roro Fitria Menangis Pilu Ceritakan Sakitnya Hidup di Penjara Saya Benar-benar Sakit Sekali

 
Inovasi ini mempunyai dua kegiatan utama yakni meliputi Program Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Sehari-hari (SPGDT-S) dan Program Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas).

 
Kasus kecelakaan dan evakuasi orang sakit merupakan kasus tertinggi yang ditangani setiap bulan oleh Perkesmas.

“Untuk kegiatan perkesmas tercatat sudah 55 persen kunjungan rumah berhasil dilaksanakan oleh tim Perkesmas Kota Denpasar dari 1577 kepala keluarga yang menjadi keluarga binaan,” jelas Rai Mantra, saat Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Jakarta, kemarin.

Dalam inovasi ini, kegiatan yang menjadi program utama dimantapkan dengan adanya integrasi antara Dinas Kesehatan, BPBD dan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Denpasar, guna memakai aplikasi Damakesmas.

Damakesmas tercipta untuk meningkatkan akses, kapasitas dan kualitas kesehatan dan Pembangunan Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK).

Stigma Negatif Masyarakat Terhadap ODHA, Made Efo Harap Perubahan Cara Pandang Jadi Biase Gen To

Satu Meninggal dari 376 Pasien, Kasus Demam Berdarah di Klungkung Meningkat

 
Menurut Rai Mantra, permintaan masyarakat akan pelayanan pra-rumah sakit dan rujukan terus meningkat.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved