PN Denpasar Tunjuk Majelis Hakim, Sudikerta Cs Disidang 12 September 2019

Ketiga tersangka tersebut akan segera menjalani persidangan atas dugaan pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar

Tribun Bali/Rizal Fanany
Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta menjalani proses pelimpahan tahap ll di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Denpasar, Rabu (31/7/2019). PN Denpasar Tunjuk Majelis Hakim, Sudikerta Cs Disidang 12 September 2019 

Penunjukan hakim tersebut murni karena pertimbangan jadwal.

"Majelis kan giliran (bertugas). Kebetulan saja giliran hakim yang ditunjuk. Pertimbangan khusus tidak ada,” jelasnya.

Selain menunjuk majelis hakim, PN Denpasar juga telah melakukan penetapan jadwal sidang.

"Sidangnya tanggal 12 September. Sidang nantinya tidak hanya menyidangkan Sudikerta, tapi juga menyidangkan dua tersangka lainnya, yaitu I Wayan Wakil dan AA Ngurah Agung," terang Budi Watsara.

Dalam perkara ini, Sudikerta diduga melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan dan/atau menggunakan surat/dokumen yang diduga palsu seolah-olah palsu dan/atau pencucian uang.

Ia pun disangkakan Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 372 KUHP Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dan/atau Pasal 263 ayat (2) KUHP Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan/atau Pasal 3 Undang-Undang RI No.8 tahun 2010 tentang Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sedangkan tersangka Wayan Wakil dan Ngurah Agung disangkakan Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 372 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dan/atau Pasal 263 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dan/atau Pasal 4 atau Pasal 5 UU RI No.8 Tahun 2010 tentang pemberantasan dan pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved