Petani Subak Tungkub Dalem Menjerit, Padi Terancam Mati Akibat Tak Ada Aliran Air ke Sawah

Para petani di Subak Tungkub Dalem, Mengwi, Badung, Bali, menjerit lantaran lahan sawah yang menjadi mata pencahariannya kini kering

Petani Subak Tungkub Dalem Menjerit, Padi Terancam Mati Akibat Tak Ada Aliran Air ke Sawah
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
KERING - Kondisi sawah para petani di Subak Tungkub Dalem, Mengwi, Badung, Bali, yang mengalami kekeringan, Jumat (6/9/2019). Petani Subak Tungkub Dalem Menjerit, Padi Terancam Mati Akibat Tak Ada Aliran Air ke Sawah 

Petani Subak Tungkub Dalem Menjerit, Padi Terancam Mati Akibat Tak Ada Aliran Air ke Sawah

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Para petani di Subak Tungkub Dalem, Mengwi, Badung, Bali, menjerit lantaran lahan sawah yang menjadi mata pencahariannya kini kering.

Bahkan padi yang ditanamnya mulai menguning dan akan mati karena sama sekali tidak mendapat air.

Pantauan Tribun Bali di lapangan, terdapat puluhan hektare sawah di Subak Tungkub Mengwi itu kering.

Tanaman padi pun mulai mengering berikut tanah yang mulai pecah-pecah akibat kekeringan.

Atas kondisi tersebut, besar kemungkinan petani akan gagal panen.

Seorang petani bernama Ketut Adikarta yang ditemui di lokasi, Jumat (6/9/2019) siang mengatakan kekeringan terjadi sejak awal Agustus 2019.

Menurutnya sawah masih terairi pada saat sebelum dan saat masa menanam padi.

Selanjutnya, perlahan debit air mulai berkurang hingga akhirnya sawah pun mengalami kekeringan.

“Sudah tidak ada air. Hanya pada saat tanam saja masih dapat air, setelah itu kering. Rugi total ini. Iya mau bagaimana lagi,” keluh  Ketut Adikarta.

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved