Bali Art Project, Sebuah Upaya Menjalin Komunikasi antara Prefektur Shizuoka dengan Bali

Gelaran 'Bali Art Project', sebuah upaya menjalin komunikasi antara Prefektur Shizuoka dengan Provinsi Bali di bidang seni budaya

Bali Art Project, Sebuah Upaya Menjalin Komunikasi antara Prefektur Shizuoka dengan Bali
AS Kurnia
Salah satu karya Taeko Maezawa yang dipamerkan dalam pameran Bali Art Project 

TRIBUN-BALI.COM - Gelaran 'Bali Art Project', sebuah upaya menjalin komunikasi antara Prefektur Shizuoka dengan Provinsi Bali di bidang seni budaya.

Sepuluh seniman bebas mengekspresikan persoalan dalam dirinya maupun lingkungan di luar dirinya.

Sepuluh seniman yang terlibat di perhelatan ini yaitu Hiroe Ito, Mayumi Suzuki, Akahori Masashi, Masashi Nakamura, Hitomi Mitarai, Taeko Maezawa, Midori Ito, Hiroshi Imai, Matsuzaki Kuki Yoko dan Shunsei Saijo.

Prefektur Shizuoka berada di wilayah Chūbu, Pulau Honshu, Jepang, berhadapan dengan Samudra Pasifik, memanjang dari barat ke timur.

Luas wilayah 7.779,63 km2 dengan ibukota di Shizuoka. Prefektur Shizuoka diperintah oleh seorang gubernur.

Pameran di Museum ARMA, Ubud berlangsung dari 25 Agustus - 24 September 2019. Tak ada tema yang mengikat.

Angkat Tema Ibu Rupa Batuan, 76 Karya Seniman Dipamerkan di Bentara Budaya Bali 

60 Calon Perbekel Bakal Bertarung dalam Pilkades 2019 di Denpasar

Persoalan lingkungan diangkat oleh Akahori Masashi.

Ia meletakkan instalasinya di beberapa tempat di lingkungan taman dengan beragam tetumbuhan yang padat dengan suasana alami.

Warna-warna pada karya Masashi memang juga kerap dijumpai di alam semesta, tapi jelas terasa perbedaannya antara warna alam dan warna sintetis.

Visual karya berbentuk bulatan dan lengkungan, minimalis dan geometris.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved