Kronologi Pelaku Pemerkosa Anak Kandung Tewas Ditembak Polisi, Pen Nyaris Bunuh Anak dan Istri

YP akhirnya berani mengadu kepada ibunya terkait perbuatan tak manusiawi Pen kepadanya sejak enam tahun lalu.

Kronologi Pelaku Pemerkosa Anak Kandung Tewas Ditembak Polisi, Pen Nyaris Bunuh Anak dan Istri
TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI
ILUSTRSAI PERKOSA ANAK KANDUNG. 

Pantauan Tribunjambi.com, Samsu alias Pen (48) mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung dibawa ke kamar jenazah.

Darah masih memancar dari bekas luka tembak di perutnya.

Jenazahnya kemudian diurus oleh petugas RSUD H Hanafie.

Prosesi pembersihan jenazah dilakukan di sebuah ruang di kamar jenazah tersebut.

Pemandian dan pembalutan kafan jenazah juga dilakukan di sana.

Jenazah kemudian disalatkan beberapa orang yang ada di sekitar kamar jenazah.

Tribunjambi.com memantau dari pintu masuk kamar jenazah, sekitar pukul 14.00 WIB, beberapa orang turun dari sebuah ambulans putih milik Pemerintah Dusun Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat Ilir.

Mereka keluarga jenazah yang tewas setelah pihak kepolisian melakukan tindakan tegas terukur karena sempat melawan dengan mengarahkan senjata api rakitan pada aparat kepolisian yang hendak menangkapnya.

Mereka duduk di dekat ambulans diparkirkan, dekat pagar belakang RSUD H Hanafie Muara Bungo.

Ada yang menitikkan air mata, sambil berteduh di bawah dinding pagar yang tingginya sekitar 2 meter.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved