Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Ritel Dunia

Indonesia menjadi Tuan Rumah Asia Pasific Retail Conference & Exhibition (APRCE) 2021

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Ritel Dunia
google map
Pulau Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Indonesia menjadi Tuan Rumah Asia Pasific Retail  Conference & Exhibition (APRCE) 2021.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N. Mandey, menerima secara simbolis penyelenggaraan APRCE ke-20 tahun 2021, yang diserahkan Chairman FAPRA, Tan Sri William H J Cheng di acara APRCE ke 19 tahun 2019 di Chongqing, China.

APRCE ke-19  lalu mengambil tema "New Retail New Consumption New Dynamics - Cooperation and Sharing ". "APRCE merupakan event bergengsi ritel Asia Pasific yang dikelola Federasi Retail Asia Pasific (FAPRA). APRCE dihadiri oleh perusahaan ritel dari negara-negara Asia Pasific. Dan dilaksanakan  setiap dua tahun sekali, dengan mengangkat berbagai macam topik terkini di dunia ritel modern yang dibawakan oleh praktisi & profesional ritel. Serta menampilkan berbagai macam showcase tentang industri ritel," katanya, Senin (9/9).

Roy N. Mandey, mengatakan penyelenggaraan APRCE 2021 ini merupakan kehormatan & kebangaan bagi pelaku Industri ritel modern di Indonesia. Lebih lanjut, kata dia, APRCE 2021 dapat menjadi pintu gerbang bagi kemajuan industri ritel sekaligus mempromosikan potensi ekonomi & pariwisata Indonesia. Apalagi APRCE terakhir dilaksanakan di Indonesia 20 tahun yang lalu. Kemudian Bali telah dideklarasikan oleh Ketum, akan menjadi venue APRCE 2021.

A.A.Ngurah Agung Agra Putra, Ketum DPD Aprindo Bali, menyambut baik inisiatif ini. "Bali dipercaya untuk menyelenggarakan event internasional seperti ini. Dan kami pun dikirim ke China untuk mempelajari bagaimana penyelenggaraan event tersebut untuk persiapan awal," katanya. Selain menjadi suatu kehormatan & kebanggaan bagi pelaku Industri ritel di Indonesia. Penyelenggaraan APRCE 2021 Bali dapat menjadi pintu gerbang bagi kemajuan industri ritel, sekaligus mempromosikan potensi ekonomi & pariwisata Indonesia khususnya Bali.

Lanjutnya, yang akan dibahas adalah perkembangan industri ritel di Asia Pasific, sharing knowledge and technology, serta pembahasan hal lainnya. Pesertanya bisa sekitar 5.000an pelaku ritel, dari kurang lebih 40 negara di Asia Pasific. "Di sana juga akan ada exhibition yang bisa menjadi peluang bagi produk-produk kota dilihat oleh pasar Asia Pasific," imbuhnya. Sehingga bagi peritel  Bali, tentunya sharing knowledge, data n technology di Bali ini menjadi keuntungan tanpa harus jauh ke luar negeri. 

Saat ini ada ratusan ritel di Indonesia, dan di Bali ada sekitar 30an ritel lokal dan nasional dengan sekitar 400an outlet. "Tentunya kami berharap para pelaku ritel di Bali, bisa semakin banyak yang bergabung di Aprindo. Untuk bersama-sama memajukan industri ritel di Bali," katanya. DPD Aprindo ditugaskan oleh DPP untuk hadir ke APRCE di China 5-7 Sep 2019 kemarin. "Untuk melihat penyelenggaraan APRCE itu sebagai dasar kami menyiapkan event tersebut di Bali," katanya. Agung Agra bersama Made Samba, Waketum Bidang Organisasi DPD Aprindo Bali mewakili meninjau ke China.(ask)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved