Empat Desa di Jembrana Krisis Air Bersih

Krisis air bersih akibat musim Kemarau panjang ini membuat kebutuhan air disuplai BPBD Jembrana

Empat Desa di Jembrana Krisis Air Bersih
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Distribusi air bersih yang dilakukan BPBD Jembrana terhadap warga Banjar Kombading, Desa Pengambengan, Jembrana, Bali, Senin (9/9/2019). Empat Desa di Jembrana Krisis Air Bersih 

Empat Desa di Jembrana Krisis Air Bersih

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Krisis air bersih dirasakan warga Desa Yehembang, Desa Brangbang, Kelurahan Pendem dan Desa Pengambengan, Jembrana, Bali.

Krisis air bersih akibat musim Kemarau panjang ini membuat kebutuhan air disuplai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana.

Sumur-sumur warga nampak kering karena tidak adanya air tanah yang mengalir.

Kemarau berkepanjangan ini terjadi hampir dua hingga tiga bulan belakangan.

Faktor tidak ada hujan yang turun, membuat sejumlah desa mengalami krisis air bersih karena sumur warga mengering.

Karena itu BPBD Jembrana sejak beberapa hari ini mendistribusikan air bersih dengan menggunakan mobil tangki air.

Langkah BPBD tersebut disambut baik warga dan dianggap efektif mengatasi krisis air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susila AP mengatakan, dalam beberapa hari ini memang dilakukan distribusi air bersih, bahkan hingga kemarin Senin (9/9/2019) pagi hingga siang hari.

Pihaknya terakhir mendistribusikan dua tangki air bersih ke Banjar Kombading, Desa Pengambengan, Negara.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved