Lokasi Tujuan Dianggap Kurang Menarik, Minat Warga Transmigrasi Menurun

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klungkung, sudah 7 tahun tidak memberangkatkan warga untuk mengikuti program transmigrasi

Lokasi Tujuan Dianggap Kurang Menarik, Minat Warga Transmigrasi Menurun
jabar.tribunnews.com
Ilustrasi transmigrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klungkung, sudah 7 tahun tidak memberangkatkan warga untuk mengikuti program transmigrasi.

Saat ini warga lebih cenderung mempertimbangkan lokasi.

"Minat beberapa warga masih ada. Hanya saja mereka cenderung memilih lokasi yang sesuai dengan keinginan mereka," ujar Kasi Transmigrasi di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klungkung, I Wayan Suja, Minggu (8/9/2019).

Ia menjelaskan, Pemkab Klungkung terakhir kali memberangkatkan warga untuk transmigtasi tahun 2012 silam.

Ketika itu sejumlah 25 KK dari Nusa Penida diberangkatkan bertransmigrasi ke Unit Pemukiman Tansmigrasi Bayak, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Setelahnya, kuota transmigrasi di Provinsi Bali terbatas. Lokasi transmigrasi yang dituju juga kurang diminati warga di Klungkung.

"Waktu ini ada kuota, lokasinya di Sumbawa, dan minat warga kurang. Biasanya warga itu mempertimbangkan lokasi, agar tidak terlalu jauh dengan kerabat mereka juga. Biasanya mereka lebih tertarik jika lokasi transmigrasi itu di Sulawesi atau Sumatera," jelas Suja.

Ia mengungkapkan minat masyarakat saat ini untuk bertransmigrasi sudah sudah mulai turun.

Tahun ini antrean untuk transmigrasi juga tidak ada. Namun setiap ada pengumuman transmigrasi dari Provinsi Bali, selalu ia teruskan ke desa-desa oleh Pemkab.

"Kalau dulu sampai menunggu antrean, sekarang malah menunggu orang yang berminat. Tapi kami juga lebih selektif dan tidak sembarangan memberangkatkan warga untuk transmigrasi. Karena kami benar-benar menargetkan, transmigrasi ini memang membuat taraf hidup masyrakat kami menjadi lebih baik," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved