Simpang Ring Banjar

Nyomya Butha Kala dengan Siat Sambuk, Tradisi Banjar Poh Gending Tabanan Saat Pengerupukan

Banjar Poh Gending, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan, saat malam Pangerupukan memiliki sebuah tradisi yang berbeda dengan daerah lainnya

Nyomya Butha Kala dengan Siat Sambuk, Tradisi Banjar Poh Gending Tabanan Saat Pengerupukan
Banjar Poh Gending
Banjar Poh Gending, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan, saat malam pengerupukan memiliki sebuah tradisi yang berbeda dengan daerah lainnya. Adalah tradisi "Siat Sambuk" yang bertujuan untuk nyomya butha kala saat malam Tilem Kasanga. Nyomya Butha Kala dengan Siat Sambuk, Tradisi Banjar Poh Gending Tabanan Saat Pengerupukan 

Nyomya Butha Kala dengan Siat Sambuk, Tradisi Banjar Poh Gending Tabanan Saat Pengerupukan

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Banjar Poh Gending, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan, saat malam pengerupukan memiliki sebuah tradisi yang berbeda dengan daerah lainnya.

Adalah tradisi "Siat Sambuk" yang ada rangkaiannya dengan tradisi mebuhu buhu atau tradisi mengitari pekarangan rumah dengan sarana danyuh (daun kelapa kering) dibakar.

Tradisi ini bertujuan untuk nyomya butha kala saat malam Tilem Kasanga.

Siat Sambuk ini merupakan kegiatan yang melibatkan seluruh krama banjar setempat.

Saat hari menjelang malam atau saat sandhi kala tiba, seluruh krama ini berkumpul di bagian tengah banjar.

Setelah kumpul, krama banjar yang sudah dibagi menjadi dua kelompok akan perang dengan sambuk (sabut kelapa) yang sebelumnya sudah dibakar.

"Ini terkait dengan tradisi "mebuhu buhu" saat pengerupukan. Tradisi mengitari pekarangan rumah dengan sarana "danyuh" yang ujungnya berisi api. Tujuannya adalah nyomya buta kala," ujar Bendesa Adat Poh Gending, I Made Jelas.

Dia menceritakan, tradisi setahun sekali ini sudah dilaksanakan secara turun temurun.

Pada era tahun 70-80an, tradisi ini dikenal sangat seru.

Halaman
1234
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved