RSUP Sanglah Bantu Lahirkan 3 Bayi pada Tanggal Cantik 9/9/2019

Hari ini RSUP Sanglah bantu lahirkan 3 bayi di tanggal cantik 9/09/2019.

RSUP Sanglah Bantu Lahirkan 3 Bayi pada Tanggal Cantik 9/9/2019
Tribun Bali/M. Firdian Sani
Agus Arinata dengan ke dua bayi kembarnya didampingi kepala ruang bersalin Ida ayu putu tirtawati. SST di ruang bersalin RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari ini RSUP Sanglah bantu lahirkan 3 bayi di tanggal cantik 9/09/2019.

Satu bayi perempuan dari pasangan Selamet Hariyanto (35) dengan Putu Tirta (38) dan bayi kembar laki-laki pasangan Agus Arinata dengan (32) Ari Widiyantari (26).

Mereka patut berbahagia hari ini, karena bayi mereka sama-sama lahir dengan selamat.

Kepala IGD VK (ruang bersalin), Ida ayu Putu Tirtawati. SST mengatakan bayi perempuan asal Buleleng memiliki berat 3.100 gram dan panjang 49 sentimeter sedangkan bayi kembar asal Gianyar masing-masing memiliki 1.850 gram, panjang 42 sentimeter, sementara adiknya memiliki berat 1.600 gram, dan panjang 40 sentimeter.

Ia mengatakan, bayi perempuan lahir normal pada pukul 12.15 dini hari, sedangkan bayi kembar lahir caesar pada pukul 11.00 Wita.

Empat Desa di Jembrana Krisis Air Bersih

Tutor Datang ke Lapas, 34 Warga Binaan Lapas Tabanan Ikuti Program Kejar Paket B dan C

"Sebenernya bayi perempuannya itu mau caesar karena ini anak ketiga, lalu dalam menunggu operasi terus dia bisa lahir normal tapi risikonya tadi itu adalah ia lilitan tali pusar dua kali lalu sama ketubannya hijau. Kalau bayinya bisa menangis, sehat dia. Sekarang mau dicek di laboratoriumnya karena air ketubannya muncul akibat risiko infeksi, bayinya sehat beratnya 3.100 gram, panjangnya 48 sentimeter," katanya kepada Tribun Bali.

Sedangkan bayi kembar memang haru mendapati penangan operasi caesar.

"Dia lahir caesar dengan selamat, cuma yang satu yang beratnya 1.600 itu bakal dipisahkan oleh ibunya karena biasanya jika kurang dari 1.800 itu tidak ikut ibu. Jadi dia masih harus di inkubator dulu," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa setelah dua jam bayi lahir maka kemungkinan akan dipindah ke ruang rawat inap Cempaka.

Kejaksaan Bisa Gugat Perusahaan Penunggak Retribusi, Masih Tunggu Surat Kuasa dari Pemkab Klungkung

Bangunan Dapur Ludes Terbakar di Batu Kandik Nusa Penida, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 31 Juta

"Kan kita cek dulu pendarahannya, kontraksinya bagaimana, apa ada masalah atau enggak, kan kalau ada kita tangani dulu di sini, di ruang bersalin, kalau tidak ya dipindah ke ruang rawat inap," katanya.

Sampai pukul 16.30 Wita, RSUP Sanglah belum lagi membantu pasiennya melahirkan.

"Hari ini mungkin cuma tiga karena belum ada lagi," ujarnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved