Gertak Badung Bersih Wajib Dijalankan, Ini Indikatornya

Kepala DLHK Badung berharap pada pekan depan, masing-masing kepala desa ataupun lurah sudah bisa menyetorkan nama-nama bank sampah di wilayah masing-m

Gertak Badung Bersih Wajib Dijalankan, Ini Indikatornya
TRIBUN BALI/ZAENAL NUR ARIFIN
Kepala DLHK Kabupaten Badung,I Putu Eka Merthawan saat diwawancarai di Kantor Camat Kuta Selatan. 

Gertak Badung Bersih Wajib Dijalankan, Ini Indikatornya

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung meminta semua perangkat dari kecamatan hingga desa menyukseskan program Bupati Badung, Gerakan Serentak (Gertak) Badung Bersih.

“Ada empat indicator kunci dari Gertak Badung Bersih. Dan ini harus dilakukan serta diterapkan di Kabupaten Badung,” jelas Kepala DLHK Badung, I Putu Eka Merthawan, Selasa (10/9/2019) saat ditemui di ke Kantor Camat Kuta Selatan.

Empat indikator yang dimaksud di antaranya mendirikan Bank Sampah Mandiri (BSM) Mangu Srikandi yang dimotori PKK di setiap banjar, mendirikan Tempat Pengolahan Sampah-Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di setiap desa/kelurahan.

Menetapkan sebuah kawasan bebas sampah dan kantong plastik atas dasar peraturan desa/kelurahan yang dibackup aturan adat seperti awig ataupun perarem, serta penanganan timbulan sampah di setiap desa/kelurahan.

Aparatur Desa di Klungkung Kebanyakan Masih Gaptek IT, Kadiskominfo: Evaluasi Web Desa

BASAbali Wiki dari Indonesia Menerima Penghargaan Literasi Dunia

Seberapa Penting Mengetahui IQ Bagi Anak-Anak? Ini Penjelasan Ni Made Trisna Susanti

Cerita Mangku S Ayah dari Tersangka Kasus Persekusi, Anak Saya Masih Kecil, Dia Menangis Terus

Dukun Santet Bertarif Rp 40 Juta Diburu Polisi, Dibayar Aulia Kesuma untuk Bunuh Pupung dan Dana

“Arahnya (target) itu di tahun 2021 Badung Mandiri Pengelolaan Sampah. Sementara di tahun 2020, Pak Bupati mengarahkan agar semua desa/kelurahan memiliki TPS 3R. Selain itu, untuk 2019 ini, Badung harus punya 1000 bank sampah. Baik itu di banjar, sekolah, perusahaan, serta kantor pemerintah ataupun swasta,” ungkap Putu Eka.

Dan menyusul penyuksesan program itu, Kecamatan Kuta Selatan telah melakukan planning sehingga dilakukan pertemuan perangkat di Kecamatan Kuta Selatan bersama DLHK Badung hari ini.

Kepala DLHK Badung berharap pada pekan depan, masing-masing kepala desa ataupun lurah sudah bisa menyetorkan nama-nama bank sampah di wilayah masing-masing.

Termasuk pula lokasi yang akan dijadikan sebagai kawasan bebas sampah dan kantong plastik.

“Dan minggu depan ini juga akan kita bahas soal realisasi TPST3R di masing-masing desa/kelurahan. Itu harus ada. Karena dalam hal ini Pak Bupati tidak tawar-menawar lagi,” tegasnya.

Menurutnya sampai saat ini belum ada desa/kelurahan di wilayah Kecamatan Kuta Selatan yang secara total memenuhi keempat indikator kunci sukses Gertak Badung Bersih.

“Jadi di wilayah Kecamatan Kuta Selatan ini belum ada desa ataupun kelurahan yang memenuhi keempat indikator Gertak Badung Bersih,” paparnya.

Dan mengenai arah target 2021 seperti apa? Putu Eka menjelaskan Kabupaten Badung di tahun 2021 diharapkan sudah tidak akan mengirimkan sampah ke TPA Suwung lagi.

Ditemui disaat bersamaan, Camat Kuta Selatan Made Widiana, mengaku siap menyukseskan dan melakukan penerapan program tersebut.

“Ini adalah perintah di bawah binaan DLHK. Jadi saya arahkan agar semua desa/kelurahan segera menindaklanjuti itu,” ungkapnya. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved