Kembalikan Tradisi, Kul-Kul DPRD Bali Akan Dibunyikan Lagi Setiap Awal Masa Persidangan

Secara teknis bahwa ketika diucapkan masa persidangan dimulai oleh pimpinan DPRD dalam sidang Paripurna, maka staf DPRD sudah stand by di bale kul-kul

Kembalikan Tradisi, Kul-Kul DPRD Bali Akan Dibunyikan Lagi Setiap Awal Masa Persidangan
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Suasana rapat dengan agenda pembahasan awal terhadap Peraturan Tata Tertib (Tatib), serta pembahasan kode etik dan tata beracara DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Bali, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR–DPRD Provinsi Bali menggelar sidang dengan agenda pembahasan awal Peraturan Tata Tertib (Tatib) dan pembahasan kode etik serta tata beracara DPRD Provinsi Bali.

Wakil Ketua Sementara DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry mengatakan, terdapat beberapa masukan positif yang diusulkan oleh anggota dewan dalam sidang, salah satunya adalah dilaksanakan lagi tradisi membunyikan kul-kul (kentongan red) setiap awal dimulainya masa persidangan.

Tujuan membunyikan suara kul-kul tersebut adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa sudah mulai dilakukan pembahasan masa persidangan di DPRD Bali.

 “Untuk itulah sebenarnya bale kul-kul itu dibangun,” kata Sugawa Korry usai memimpin sidang di Ruang Rapat Gabungan, Lantai 3 Kantor DPRD Bali, Selasa (10/9/2019).

Ida Pedanda Nabe Gede Putra Telaba, Satu di Antara Pencipta Hymne Udayana Ini Telah Berpulang

Razia Penginapan di Buleleng, 9 Pasangan Tidak Sah Terjaring Satpol PP, Ngaku Pegawai Pemerintahan

Menurutnya saat masa persidangan dibuka, sudah sewajarnya masyarakat Bali mengetahui adanya awal dimulainya kegiatan di Kantor DPRD Bali.

Secara sekala dapat disampaikan melalui media, sedangkan secara niskala akan diumumkan melalui kul-kul tersebut.

“Hal ini sejalan dengan Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” imbuhnya.

Sugawa Korry pun menjelaskan secara teknis bahwa ketika diucapkan masa persidangan dimulai oleh pimpinan DPRD dalam sidang Paripurna, maka staf DPRD sudah stand by di bale kul-kul.

Mereka  kemudian memakai handy talky untuk siap memukul kul-kul, dan setelah itu baru dilanjutkan dengan pidato pengantar Ketua DPRD Bali

Adapun Bale kul-kul tersebut terletak di samping kiri dan kanan pintu gerbang Kantor DPRD Bali.

Hari ke 13 Ops Patuh Agung 2019, Satlantas Polresta Denpasar Temukan 85 Pelanggar

Membahas Tentang Pelecehan Pura, Umat Hindu pun Diminta Ikut Jaga Kesucian Pura

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved