Membahas Tentang Pelecehan Pura, Umat Hindu pun Diminta Ikut Jaga Kesucian Pura

Ia mengatakan terkait pelecehan pura ini perlu regulasi dan dirumuskan dengan matang dan tidak hanya selesai dalam pesamuhan ini.

Membahas Tentang Pelecehan Pura, Umat Hindu pun Diminta Ikut Jaga Kesucian Pura
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
PURA - Sejumlah wsiatawan saat berkunjung di Pura Kehen, Bangli, Jumat (26/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah satu topik yang diangkat dalam pelaksanaan Pesamuhan Madya IV PHDI Bali, Selasa (10/9/2019) yakni pelecehan tempat suci pura.

Hal ini dilatarbelakangi oleh maraknya terjadi pelecehan tempat suci pura yang dilakukan oleh wisatawan.

"Masalah pelecehan terhadap tempat suci yang digunakan objek wisata sangat marak sehingga kita perlu membuat keputusan jangan sampai terjadi lagi pelecehan," kata Ketua PHDI Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana.

Ia mengatakan terkait pelecehan pura ini perlu regulasi dan dirumuskan dengan matang dan tidak hanya selesai dalam pesamuhan ini.

Pembahasan ini pun akan berlanjut dan disambung dengan Pergub tentang perlindungan pura yang sedang disusun dan selanjutnya akan disusulkan ke Gubernur.

"Usulan perlindungan pura ini mulai dari etika, radius kesucian, juga status pura, etika masuk pura tidak hanya untuk umat Hindu tetapi semua yang datang ke pura," kata Sudiana.

Ia mengatakan hanya wisatawan yang akan sembahyang bisa masuk pura, jika hanya berwisata seharusnya dibuatkan tempat yang baik supaya tidak masuk pura.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan konsep-konsep penodaan hanya PHDI yang bisa memberikan batasan.

Sehingga dengan pesamuhan ini diharapkan bisa memberikan berapa batasan yang bisa dan tidak.

"Misalnya wisatawan yang mandi di beji, itu jadi persoalan, satu sisi memerlukan pariwisata, di sisi lain agar tidak ternodai," katanya.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved