Dewan Bali Desak Tim Ahli DPRD Mundur

Anggota DPRD Bali sudah mengevaluasi keberadaan tim ahlinya, bahkan dewan Bali mendesak agar tim ahlinya tersebut mundur

Dewan Bali Desak Tim Ahli DPRD Mundur
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Anggota DPRD Bali dari PDIP I Made Supartha. Dewan Bali Desak Tim Ahli DPRD Mundur 

Dewan Bali Desak Tim Ahli DPRD Mundur

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Belum genap dua minggu bekerja setelah dilantik pada 2 September 2019 lalu, anggota DPRD Bali sudah mengevaluasi keberadaan tim ahlinya.

Bahkan dewan Bali mendesak agar tim ahlinya tersebut mundur.

Desakan itu muncul ikhwal anggota DPRD Bali merasa kecewa dengan kinerja tim ahlinya dalam persiapan sidang pembahasan tata tertib dan pembahasan kode etik yang berlangsung sejak kemarin.

Pembahasan sidang kode etik, Rabu (11/9/2019), terpaksa ditunda disinyalir karena draft sidang belum siap.

"Kita punya kelompok ahli ini tidak siap. Begitu ditugaskan dalam kaitan pembahasan kode etik dan tatib. Kan itu dibagi dua, ada bahas kode etik, ada bahas tatib, ya harus siap dong," kata anggota DPRD Bali dari PDIP I Made Supartha.

"Masak orang kampus, ada akademisi, ada doktor, pengalaman di birokrasi juga itu yang satu, yang satu ada notaris, ya harusnya lebih siap dong, dari kita," imbuhnya.

Padahal, kata Supartha, DPRD Bali telah memiliki kode etik tahun 2010 dan 2014, akan tetapi para tim ahli mencari perbandingan kode etik hingga ke luar daerah.

Pencarian perbandingan kode etik itu dilakukan hingga ke Yogyakarta, DKI Jakarta dan akhirnya ketemu di DPRD Jawa Barat.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved