Pengakuan Taekwondoin Badung Abdurrahman Wahyu yang Diancam Dibunuh Saat Tiba di Bali

Ancaman itu didapat Abdurrahman Wahyu saat dirinya sedang pelatnas untuk perisiapan mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina.

Pengakuan Taekwondoin Badung Abdurrahman Wahyu yang Diancam Dibunuh Saat Tiba di Bali
TRIBUN BALI/MARIANUS SERAN
Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia (Ti) Badung Tjhin Johannes dan atlet Abdulrahman Wahyu saat hadiri sidang dewan hakim di Dewara Tabanan, Rabu (11/9/2019). 

Pengakuan Taekwondoin Badung Abdurrahman Wahyu yang Diancam Dibunuh Saat Tiba di Bali

 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Taekwondoin Badung, Abdurrahman Wahyu mendapat ancaman pembunuhan.

Ancaman itu didapat Abdurrahman Wahyu saat dirinya sedang pelatnas untuk perisiapan mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina.

Ancaman pembunuhan lewat telepon seluler diterima Abdurrahman Wahyu pada Minggu (8/9/2019) lalu.

Saat itu, Abdurrahman Wahyu langsung ditelepon oleh seseorang yang ingin membunuh nya.

Saat dikonfirmasi Tribun-Bali. Com di Tabanan, Rabu (11/9/2019), Abdurrahman Wahyu membenarkan kejadian pengancaman.

"Kronologisnya, ada telepon dari unknown number, saya tak tahu siapa. Saya mencoba angkat saja. Saya coba bilang halo, siapa? Lantas dia cuma omong, kalau kamu ke Bali, kamu pulang tak bernyawa," terang Abdurrahman Wahyu menirukan komunikasi bersana sosok orang tak dikenal.

Abdurrahman Wahyu mendengar jika si penelepon menggunakan logat (dialeg) Bali, tapi tak mengenal jelas suaranya.

"Suaranya saya tak kenal. Terus saya bilang, silahkan saya tunggu, kemudian ditutup," ujarnya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved