Perbekel Belum Pernah Terima Laporan Keuangan, Inspektorat Audit BUMDes Besan

BUMDes Kertha Jaya saat ini tengah diaudit oleh Inspektorat Pemkab Klungkung, karena sejak tahun 2018 belum pernah menyampaikan laporan keuangan

Perbekel Belum Pernah Terima Laporan Keuangan, Inspektorat Audit BUMDes Besan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kantor BUMDes Kertha Jaya di Desa Besan, Dawan, Rabu (11/9/2019). Perbekel Belum Pernah Terima Laporan Keuangan, Inspektorat Audit BUMDes Besan 

Perbekel Belum Pernah Terima Laporan Keuangan, Inspektorat Audit BUMDes Besan

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Aktivitas Kantor BUMDes Kertha Jaya di Desa Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, tampak lenggang, Rabu (11/9/2019).

Sekitar pukul 10.30 Wita, hanya tampak beberapa warga sedang membeli alat tulis di Kantor BUMDes yang lokasinya berada di seberang Kantor Desa Besan.

BUMDes tersebut saat ini tengah diaudit oleh Inspektorat Pemkab Klungkung, karena sejak tahun 2018 disebut-sebut belum pernah menyampaikan laporan keungan ke desa.

Perbekel Desa Besan I Ketut Yasa ketika ditemui di kantornya menjelaskan, BUMDes Ketha Jaya didirikan sekitar tahun 2014 dengan modal utama dari Program Gerbang Sadu senilai Rp 1,2 miliar.

Saat ini BUMDes Kertha Jaya menjalankan usaha simpan pinjam dan pertokoan.

Hanya saja sudah lama BUMDes ini tidak menyetorkan laporan keuangannya.

"Saya menjadi Perbekel per November 2018, dan semenjak saat itu memang saya belum pernah menerima laporan keuangan dari BUMDes. Tiang sebagai Perbekel kan wajib tahu perkembangan BUMDes," jelas Ketut Yasa.

Atas kondisi tersebut, pihaknya sudah bersurat ke inspektortat untuk melakukan pembinaan.

Bahkan inspektorat dalam beberapa hari ini, sudah turun untuk melakukan audit.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved