Perjalanan Hidup BJ Habibie, dari Kisah Cinta hingga Jadi Presiden Ketiga Indonesia

Perjalanan Hidup BJ Habibie, dari Kisah Cinta hingga Jadi Presiden Ketiga Indonesia

Perjalanan Hidup BJ Habibie, dari Kisah Cinta hingga Jadi Presiden Ketiga Indonesia
Tribunnews.com
Presiden ketiga BJ Habibie mengunjungi makam Ainun Habibie di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata. Habibie memanjatkan doa untuk Almarhumah istrinya. 

TRIBUN-BALI.COM-- Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia.

BJ Habibie meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Sebelum meninggal, keluarga dekat pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu, sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

Diketahui, BJ Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Dikutip SURYA.co.id dari wikipedia.org, Prof. Dr. Ing. H. BJ Habibie, FREng adalah Presiden RI ke-3.

Sebelumnya, BJ Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-7, menggantikan Try Sutrisno.

B J Habibie menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998.

BJ Habibie kemudian digantikan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999.

Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden dan juga selama 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, B J Habibie merupakan Wakil Presiden dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek.

Dari sekian banyak presiden Indonesia, BJ Habibie merupakan satu-satunya Presiden yang berasal dari etnis Gorontalo, Sulawesi dari garis keturunan ayahnya yang berasal dari Kabila, Gorontalo dan etnis Jawa dari ibunya yang berasal dari Yogyakarta.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved