Razia di Renon, Begini Tindakan Polwan Saat yang Ditilang Menangis
ada pelanggar kendaraan bermotor yang berboncengan melanggar karena tidak memasang plat nomor di bagian belakang motor.
Penulis: Rino Gale | Editor: Rizki Laelani
Razia di Renon, Begini Tindakan Polwan Saat yang Ditilang Menangis
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Suasana hari terahkir razia operasi patuh 2019 di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Rabu (11/9/2019).
Pantuan Tribun-Bali.com, ada pelanggar kendaraan bermotor yang berboncengan melanggar karena tidak memasang plat nomor di bagian belakang motor.
Kemudian petugas memeriksa kelengakapan surat motor dan pengendara tersebut.
Saat diperkisa, petugas melihat di bagian belakang motornya tidak terlihat plat nomor kendaraan.
Setelah itu, pengendara mengeluarkan plat nomornya itu untuk ditunjukan ke petugas.
Namun petugas pun menginginkan plat tersebut harus dipasang sebelum untuk melanjutkan perjalanannya.
Sayangnya, pengendara tersebut kebingungan untuk memasang plat nomor tersebut.
Beberapa menit kemudian, pengendara perempuan yang diboncengnya menangis.
"Saya mau masuk sekolah, nanti terlambat sekolah bu," sambil menangis.
Tersentuh melihat tangisan perempuan tersebut dengan alasan terlambat sekolah, kemudian petugas mempersilahkan untuk melanjutkan perjalanan dan menahan STNK pengendara tersebut. (*)
• Tanggapan Bupati Soal Menu Makan Atlet Porprov Kontingen Gianyar, Bandingkan dengan Kabupaten Lain
• Kisah Jatuh Bangun Peternak Lele Gede Munila di Banjar Banjar Umadesa yang Mulai Usaha Sejak 2007
• Mendiang BJ Habibie Terdaftar Sebagai Pendonor Mata, Ini Penjelasan Ketua Bank Mata pada 2016
• Rekam Medis Mendiang BJ Habibie Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia Pada Rabu Pukul 18.05 WIB
• Cucu BJ Habibie: Eyang, Sampai Jumpa di Keabadian
• BREAKING NEWS! Presiden ke-3 BJ Habibie Tutup Usia di Usia 83 Tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/razia-nangis.jpg)