Tradisi 'Ngebug Kulkul' Bakal Dihidupkan Kembali dalam Setiap Sidang DPRD Bali

Anggota DPRD Bali yang baru juga mengusulkan untuk mengembalikan tradisi 'ngebug kulkul' setiap awal dimulainya masa persidangan

Tradisi 'Ngebug Kulkul' Bakal Dihidupkan Kembali dalam Setiap Sidang DPRD Bali
Tribun Bali/Ragil Armando
Suasana saat pembahasan Tata Tertib (Tatib) DPRD Bali masa jabatan 2019-2024 di Lantai III Gedung DPRD Bali, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selain usulan membangun gedung baru, anggota DPRD Bali yang baru juga mengusulkan untuk mengembalikan tradisi ngebug kulkul (membunyikan kentongan) setiap awal dimulainya masa persidangan.

Tujuan membunyikan kulkul tersebut adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa sudah mulai dilakukan pembahasan masa persidangan di DPRD Bali.

“Untuk itulah sebenarnya Bale Kulkul itu dibangun,” kata Wakil Ketua Sementara DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry, usai sidang pembahasan Tata Tertib dan Kode Etik DPRD Bali, Selasa (9/11/2019) kemarin.

Menurutnya saat masa persidangan dibuka sudah sewajarnya masyarakat Bali mengetahui adanya awal dimulainya kegiatan di Gedung DPRD Bali.

Secara sekala dapat disampaikan melalui media, sedangkan secara niskala akan diumumkan melalui kulkul tersebut.

Sugawa Korry pun menjelaskan secara teknis bahwa ketika persidangan dimulai oleh pimpinan DPRD dalam sidang Paripurna, maka staf DPRD sudah stand by di Bale Kulkul.

Mereka kemudian memakai handy talky untuk siap memukul kulkul. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pidato pengantar Ketua DPRD Bali.

Adapun Bale Kulkul tersebut terletak di samping kiri dan kanan pintu gerbang Kantor DPRD Bali.

Bale Kulkul ini dibangun bersamaan pembangunan Gedung DPRD Bali tahun 1987.

Hingga awal tahun 1990-an, kulkul selalu dibunyikan saat pembukaan masa sidang di DPRD Provinsi Bali.

Namun setelah itu kulkul tersebut tak pernah dipakai lagi. Kini tradisi ngebug kulkul akan dihidupkan kembali. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved