Hari Ini Kasusnya Disidangkan, Sudikerta Tulis 3 Lembar Curhatan Ini dari Penjara

Sebelum dia didakwa, pria yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI Dapil Bali ini menuliskan curahan isi hatinya pada tiga lembar kertas.

Hari Ini Kasusnya Disidangkan, Sudikerta Tulis 3 Lembar Curhatan Ini dari Penjara
Tribun Bali/Rizal Fanany
Dok. Tribun Bali - Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta ketika menjalani proses pelimpahan tahap ll di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Denpasar, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kamis (12/9/2019) hari ini mantan Wakil Gubernur I Ketut Sudikerta bakal dihadapkan di meja pengadilan dalam kasus tanah.

Namun sebelum dia didakwa, pria yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI Dapil Bali ini menuliskan curahan isi hatinya pada tiga lembar kertas.

Isi tulisan ini adalah pembelaan yang lebih awal dia lakukan sebelum sidang.

Surat tertanggal 9 September 2019 itu dititipkan kerabatnya, bernama Made Sukardin dan sampai ke awak media, Rabu (11/9/2019).

"Pada kesempatan ini, saya Drs I Ketut Sudikerta mohon dengan hormat agar diberikan kesempatan menyampaikan beberapa hal yang menimpa diri saya terkait laporan Polisi No.LP/367/ren.4.2/X/2018/SPKT tanggal 4 Oktober 2018, yang sejak 4 April saya ditahan oleh Penyidik Dirkrimsus Polda Bali guna dimintai keterangan," tulis Sudikerta pada alinea pembuka surat itu.

Menurut Sudikerta, kasus yang telah membelitnya memberikan rasa khawatir terhadap keluarga, serta berdampak pada sahabat, dan masyarakat luas.

"Apa yang telah menjerat saya telah menyebarkan rasa khawatir, rasa tergores pada keluarga tercinta saya, pada sahabat terkasih saya, dan pada masyarakat luas," terangnya.

Sudikerta menjelaskan, semua berawal pada 2013 saat dirinya didatangi seseorang berinisial HK dan WS, yang menanyakan tanah 3.300 m2 dengan SHM nomor 16249.

"Saya ditanya, apakah dijual? saya katakan dijual yang penting cocok harganya," tuturnya.

Dia ditanya apakah tanah bisa digabung dengan tanahnya Wayan Wakil (tersangka berkas terpisah) seluas 38.650 m2. Sudikerta kemudian menelepon Wayan Wakil dan datang menunjukkan sertifikat untuk dilihat dan disepakati dibeli.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved