Komunitas dan Pelajar Mareresik di Venue Porprov Bali 2019

Untuk menangani masalah sampah Porprov Bali 2019, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan menggandeng siswa serta komunitas peduli lingkungan di Tabanan

Komunitas dan Pelajar Mareresik di Venue Porprov Bali 2019
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
MARERESIK - Kegiatan bersih-bersih di areal Porprov Bali di Tabanan, Selasa (10/9/2019). Komunitas dan Pelajar Mareresik di Venue Porprov Bali 2019 

Komunitas dan Pelajar Mareresik di Venue Porprov Bali 2019

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Perhelatan Porprov Bali XIV di Kabupaten Tabanan memicu timbunan sampah.

Sedikitnya ada belasan meter kubik sampah yang dihasilkan setiap harinya.

Untuk menangani masalah sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan menggandeng siswa serta komunitas peduli lingkungan di Tabanan untuk bersama-sama melakukan pembersihan setiap hari.

DLH mengajak siswa sekolah yang berdekatan dengan lokasi acara.

Sedangkan komunitas peduli lingkungan di antaranya seperti Komunitas Bakti ring Pertiwi, Nocken Ass, serta beberapa bank sampah yang ada di Tabanan.

Kepala DLH Tabanan, I Made Subagia mengatakan, selama pelaksanaan Porprov Bali 2019, melibatkan masyarakat, siswa, serta komunitas peduli lingkungan yang ada.

Kemudian untuk wilayah yang tak terjangkau oleh DLH sudah dikoordinasikan sebelumnya dengan pihak setempat.

"Jika dari kita di LH mengangkut sampah yang ada di empat lokasi saja. Sedangkan untuk tempat lainnya sudah kami koordinasikan dengan pihak setempat," katanya, Rabu (11/9/2019).

Selain melakukan pembersihan, kata dia, juga sekaligus memberikan edukasi ke siswa serta para atlet dan peserta Porprov Bali 2019 yang terlibat.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved