Mata Rusak Akibat Sering Tatap Layar Gawai, Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Jadi Solusi?

Terlalu banyak menatap layar gawai, seperti halnya komputer, laptop, atau smartphone, dipercaya dapat merusak mata.

Mata Rusak Akibat Sering Tatap Layar Gawai, Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Jadi Solusi?
TRIBUN BALI/M. FIRDIAN SANI
Ilustrasi kacamata 

TRIBUN-BALI.COM - Di era yang semakin melek akan kemajuan teknologi ini, gawai (gadget) menjadi barang yang tak dapat ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, terlalu banyak menatap layar gawai, seperti halnya komputer, laptop, atau smartphone, dipercaya dapat merusak mata.

Sinar radiasi dari berbagai perangkat tersebut lama-kelamaan bisa membuat mata merah, kering, kelelahan, hingga penglihatan kabur.

Untuk mengantisipasinya, kacamata anti radiasi muncul sebagai solusi untuk mencegah kerusakan mata.

Namun, apakah kacamata anti radiasi benar-benar efektif dalam melindungi mata?

Kacamata anti radiasi adalah kacamata yang dirancang untuk melindungi mata ketika menatap layar komputer, smartphone, ataupun perangkat digital lainnya.

Sebab, radiasi sinar biru pada berbagai perangkat tersebut dipercaya dapat mengakibatkan sejumlah masalah pada mata.

Cerita Petugas TMP Kalibata, BJ Habibie Selalu Kunjungi Makan Ainun Tiap Pekan Sambil Bawa Melati

TRIBUN WIKI - 7 Rekomendasi Toko Pakan Burung di Kota Denpasar

Kacamata anti radiasi umumnya dilengkapi dengan lapisan lensa anti reflektif yang mampu mengurangi pantulan sinar menyilaukan dari gadget.

Sinar biru tersebut dapat menyebabkan mata kelelahan, serta mengganggu kemampuan fokus mata pada layar.

Nah, kacamata anti radiasi dapat mencegah ketegangan mata sehingga meningkatkan kenyamanan ketika menggunakan komputer.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved