Musim Kemarau Jadi Potensi Kenaikan Inflasi Bali

Bank Indonesia mencatat inflasi Bali pada triwulan II-2019 sebesar 2,14 persen (yoy)

Musim Kemarau Jadi Potensi Kenaikan Inflasi Bali
tribunnews
inflasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bank Indonesia mencatat inflasi Bali pada triwulan II-2019 sebesar 2,14 persen (yoy), lebih tinggi dibanding triwulan I-2019 sebesar 1,85 persen (yoy). Meskipun demikian, laju inflasi tersebut lebih rendah dibanding realisasi inflasi nasional di periode yang sama yakni 3,28 persen (yoy). Meningkatnya realisasi inflasi tersebut didorong meningkatnya tekanan inflasi pada komponen inti, sedangkan inflasi komponen administered price dan volatile food melandai. 

Tekanan inflasi yang meningkat juga terjadi pada 4 (empat) kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan jadi, kelompok perumahan, kelompok sandang, serta kelompok transportasi. Meskipun demikian, realisasi inflasi Bali pada triwulan II-2019 masih dalam sasaran inflasi nasional yaitu 3,5%±1% (yoy). "Masih terjaganya inflasi di Provinsi Bali tersebut, didukung oleh tetap solidnya upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah melalui forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Kamis (12/9). 

Inflasi Provinsi Bali pada triwulan III-2019 diperkirakan akan meningkat dibanding triwulan II-2019, yaitu dalam kisaran 2,60 - 3 persen (yoy). Terdapat beberapa tantangan tekanan inflasi pada triwulan III-2019 seiring adanya risiko musim kemarau yang diperkirakan lebih kering dibanding tahun sebelumnya. Kemudian gelombang laut yang tinggi, akan berdampak pada hasil tangkapan perikanan menurun, serta risiko kenaikan permintaan sejalan dengan masuknya periode high season pariwisata. 

"Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali, akan terus berupaya melakukan pengendalian harga baik melalui forum koordinasi dan langkah tindak lanjut dengan OPD terkait. Program kerja TPID akan ditujukan pada keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif untuk mengendalikan konsumsi dan ekspektasi berlebih," katanya. Upaya stabilisasi harga melalui pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar insidentil juga akan dilanjutkan, sehingga diharapkan menjadi jangkar dalam penetapan harga dan menahan laju inflasi yang dapat bersumber dari sisi permintaan, sisi penawaran, dan ekspektasi pelaku ekonomi.

Inflasi Bali pada triwulan IV-2019 diperkirakan akan meningkat dibanding triwulan sebelumnya, yaitu dalam kisaran 2,8-3,2 persen (yoy). Hal ini disebabkan masuknya periode peak season pariwisata di Bali, pelaksanaan HBKN dan dampak lanjutan musim kering yang berkepanjangan terutama di triwulan III-2019 berisiko menahan produksi pertanian. Meskipun terdapat risiko kenaikan inflasi, namun melalui koordinasi dan kerjasama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah, tingkat inflasi Bali pada triwulan IV-2019 diperkirakan dapat tetap terkendali.

"Inflasi Bali tahun 2019 diperkirakan akan melandai dan berada dalam kisaran 2,8-3,2 persen (yoy), lebih rendah dibanding realisasi inflasi tahun 2018 yang tercatat sebesar 3,13 persen (yoy). Perkiraan inflasi tersebut juga berada dalam rentang sasaran inflasi Nasional sebesar 3,5%±1% (yoy), sebagaimana tercantum dalam PMK No.93/PMK.011/2014 tentang Sasaran Inflasi," sebutnya. Berdasarkan disagregasinya, melandainya tekanan inflasi pada tahun 2019, terutama bersumber dari hampir semua kelompok pengeluaran, terutama kelompok bahan makanan dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan. 

Kecukupan pasokan komoditas strategis dan koordinasi serta langkah-langkah strategis yang dilakukan TPID berkontribusi terhadap melandainya tingkat inflasi 2019. Sejalan dengan itu, penurunan tarif batas atas angkutan udara sebesar 15 persen yang berlaku sejak Mei 2019 juga memberikan kontribusi terhadap terkendalinya inflasi 2019. (ask)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved