Liputan Khusus

Bali Selatan Rawan Bencana, ForBali Desak BMKG Terbitkan Larangan untuk Megaproyek

Setelah lahan persawahan Bali banyak beralih fungsi menjadi bangunan beton, kini pesisir Bali, khususnya Bali Selatan, yang terancam oleh sejumlah

Bali Selatan Rawan Bencana, ForBali Desak BMKG Terbitkan Larangan untuk Megaproyek
Tribun Bali/Fauzan Al Jundi
pulau bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah lahan persawahan Bali banyak beralih fungsi menjadi bangunan beton, kini pesisir Bali, khususnya Bali Selatan, yang terancam oleh sejumlah megaproyek reklamasi, baik yang sudah berjalan maupun masih tahap rencana.

Padahal kawasan Bali Selatan merupakan daerah rawan bencana.

Menyikapi kondisi ini, Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBali) mengirimkan surat terbuka kepada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (12/9).

Surat dengan nomor 05/ForBali/IX/2019 itu berisikan desakan agar BMKG menerbitkan larangan membangun megaproyek di kawasan rawan bencana Bali Selatan.

Desakan itu ForBali sampaikan atas dasar munculnya statement Presiden RI Joko Widodo saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BMKG di Istana Negara Beberapa waktu lalu.

Saat itu Presiden Jokowi menyampaikan jika di suatu lokasi rawan gempa atau banjir, maka terlarang untuk membangun bandara, bendungan, dan perumahan.

Tak hanya di dalam Rakornas, Presiden Jokowi juga menyampaikan hal tersebut melalui akun Twitternya pada 23 Juli 2019.

"Surat yang kami kirimkan kepada BMKG ini pada intinya adalah meminta BMKG segera menindaklanjuti perintah presiden yang disampaikan pada saat pembukaan Rakornas pada 23 Juli tahun 2019," kata Koordinator Divisi Politik ForBali, Suriadi Darmoko, dalam konferensi pers di Sekretariat Walhi Bali, di Denpasar, Kamis sore.

Pernyataan Serius

Bagi ForBali, pernyataan Presiden Jokowi itu merupakan pernyataan serius dan harus segera ditindaklanjuti oleh lembaga terkait, termasuk BMKG.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved