Rentetan Upacara Mediksa, Ratusan Orang Ikuti Tradisi Mepeed di Denpasar

Tradisi mepeed ini dilaksanakan serangkaian upacara mediksa atau upacara menjadi pendeta di Griya Gede Tegaljinga

Rentetan Upacara Mediksa, Ratusan Orang Ikuti Tradisi Mepeed di Denpasar
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Suasana pelaksanaan mepeed di Jalan Kecubung Denpasar, Bali, Jumat (13/9/2019). Rentetan Upacara Mediksa, Ratusan Orang Ikuti Tradisi Mepeed di Denpasar 

Rentetan Upacara Mediksa, Ratusan Orang Ikuti Tradisi Mepeed di Denpasar

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Siang hari di Jalan Kecubung Denpasar, Bali, ratusan orang memadati jalanan, tepatnya di depan Griya Gede Tegaljinga.

Lengkap dengan mengenakan pakaian adat Bali yang mayoritas berwarna putih, mereka bersiap mengikuti tradisi mepeed.

Beberapa saat kemudian, mereka berjalan ke arah utara lalu berbelok ke arah Jalan WR Supratman dan kembali ke tempat semula.

Tradisi mepeed ini dilaksanakan serangkaian upacara mediksa atau upacara menjadi pendeta di Griya Gede Tegaljinga.

Ida Bagus Made Perbawa selaku Ketua Umum Prawartaka Karya menjelaskan, pelaksanaan mepeed ini untuk mendak (menjemput) Ida Nabe (sulinggih/pendeta) ke Griya Kesiman.

Upacara pediksan ini dilaksanakan kepada Ida Bagus Mantra dan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Griya Aan Banjarangkan Kabupaten Klungkung.

Selain itu, juga terdapat guruwatra yakni Ida Pedanda Istri Mayun dan guru saksi yaitu Ida Pedanda Gede Putra Bajil.

Perbawa juga menjelaskan rentetan upacara Rsi Yadnya tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved