Rentetan Upacara Mediksa, Ratusan Orang Ikuti Tradisi Mepeed di Denpasar

Tradisi mepeed ini dilaksanakan serangkaian upacara mediksa atau upacara menjadi pendeta di Griya Gede Tegaljinga

Rentetan Upacara Mediksa, Ratusan Orang Ikuti Tradisi Mepeed di Denpasar
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Suasana pelaksanaan mepeed di Jalan Kecubung Denpasar, Bali, Jumat (13/9/2019). Rentetan Upacara Mediksa, Ratusan Orang Ikuti Tradisi Mepeed di Denpasar 

Sebelum pelaksanaan upacara ini dilakukan, pertama pihaknya melakukan proses bertemu dengan berbagai krama di Kota Denpasar.

Pertemuan ini dilanjutkan dengan pembentukan prawartaka (panitia) guna menjalakan upacara tersebut.

Setelah prawartaka ini terbentuk, selanjutnya dilanjutkan dengan diksa parikasa yang sudah dilaksanakan pada 31 Agustus 2019 lalu.

Karya Rsi Yadnya ini, kata dia, juga dikaitkan dengan upacara Manusa Yadnya berupa metatah atau potong gigi.

"Di mana di Griya ada lima orang yang belum metatah, kemudian ada lagi braya-braya (kerabat) yang ngiring sehingga berjumlah 170 orang. Untuk acara metatah ini sudah diambil 10 September yang lalu," jelasnya.

Setelah upacara Manusa Yadnya itu dilakukan, dilanjutkan dengan Rsi Yadnya yang diawali dengan pemendakan Ida Ratu Nabe ke Griya Kesiman.

Seusai pelaksanaan pemendekan ini, calon diksa atau calon pendeta akan dilakukan pemintonan oleh Ida Nabe, yang selajutnya juga akan dilakukan upacara mati raga.

Setelah itu, esoknya baru akan dilakukan upacara pediksan atau acara utama dan pemungkasnya.

"Jadi sudah sah beliau menjadi seorang pedanda," tururnya.

(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved