Gung Parwata Minta Perjanjian Hitam di Atas Putih

Akses jalan antara Museum Buleleng dengan Museum Lontar Gedong Kirtya di lingkungan Dinas Kebudayaan Buleleng, akhirnya dibuka oleh pihak Puri

Gung Parwata Minta Perjanjian Hitam di Atas Putih
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
BUKA JALAN - Puri Gede Buleleng membuka akses jalan antara Museum Buleleng dengan Museum Lontar Gedong Kirtya yang ada di lingkungan Dinas Kebudayaan Buleleng, Jumat (13/9/2019). Gung Parwata Minta Perjanjian Hitam di Atas Putih 

Gung Parwata Minta Perjanjian Hitam di Atas Putih

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Akses jalan antara Museum Buleleng dengan Museum Lontar Gedong Kirtya di lingkungan Dinas Kebudayaan Buleleng, akhirnya dibuka oleh pihak Puri Gede Buleleng, Jumat (13/9/2019).

Jalan itu dibuka, setelah pemerintah berjanji tidak akan memarkirkan kendaraannya di sekitar areal tersebut.

Perjanjian itu diungkapkan saat mediasi kedua digelar kemarin di ruang Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng.

Mediasi kedua ini dihadiri oleh Anak Agung Ngurah Parwata Panji dari Puri Gede Buleleng, Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Gede Komang, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng Gede Sugiartha, serta Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng Putu Karuna.

Dalam mediasi itu, Anak Agung Ngurah Parwata Panji menyebutkan, pihak puri hanya mengizinkan Dinas Kebudayaan Buleleng untuk memanfaatkan lahan tersebut sebagai akses jalan dari Museum Buleleng menuju ke Museum Lontar Gedong Kirtya.

Ia meminta agar lahan tersebut juga tidak digunakan sebagai tempat parkir pegawai, karena dapat mengganggu akses jalan keluar masuk Puri.

Permasalahan ini pun kata Parwata menjadi besar karena keinginan pihak puri agar lahan tersebut tidak digunakan sebagai tempat parkir tak kunjung disikapi oleh Dinas Kebudayaan Buleleng.

Pada Minggu (8/9/2019) lalu, Parwata menutup akses jalan tersebut dengan membentangkan sebuah spanduk yang dilekatkan pada potongan-potongan bambu.

"Jalan itu kan milik kami. Apa pantas kami yang mohon izin? kan lucu. Kalau segera disikapi, selesai masalah ini," kata Parwata saat mediasi.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved