Penanganan Rabies Selama 11 Tahun Habiskan Rp 300 Miliar, Jangan Sampai Dijadikan 'Proyek' Tahunan

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan RI, I Ketut Diarmita berharap Bali segera bisa bebas rabies.

Penanganan Rabies Selama 11 Tahun Habiskan Rp 300 Miliar, Jangan Sampai Dijadikan 'Proyek' Tahunan
kompas.com
Ilustrasi vaksin rabies 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan) RI, I Ketut Diarmita berharap Bali segera bisa bebas rabies karena dengan begitu tidak akan mengganggu image pariwisata Bali.

Diarmita mengatakan kementerian telah menggelontorkan dana sekitar Rp 18 milyar tahun 2019 ini untuk menangani rabies di Bali supaya bisa secepatnya dilakukan vaksinasi massal di daerah yang masuk pada zona  merah.

Ditambah lagi Rp 5 milyar dari APBD Provinsi Bali.

Pihaknya meminta kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan rabies agar ditangani dengan serius dan secepatnya bisa selesai.

Jangan sampai ada kesan penanggulangan rabies ini hanya dijadikan ‘proyek’.

“Karena saya ingin memberikan suatu ‘legacy’ bagaimana pemerintah daerah bisa memberikan jaminan kepada wisatawan yang datang ke Bali terkait keamanan dirinya,” ujar Diarmita saat menghadiri acara Kontes Ternak dan Panen Pedet di Lapangan Kapten Japa, Denpasar, Jumat (13/9/2019).

Ia mengaku merasa malu ketika rabies di Bali dikatakan sebagai proyek tahunan.

 “Tahun (2019) ini diberi Rp 18 milyar, tahun depan Rp 20 milyar, berikutnya Rp 25 milyar. Tapi progres gak ada. Jadi hati saya menjerit,” ungkapnya.

Untuk itu, Diarmita meminta kepada Kadis Peternakan lebih serius menanganinya karena terkait rabies ini, pihaknya pernah diundang oleh Kantor Staf Presiden (KSP), Menteri Kesehatan dan Menteri Agama, dan diketahui dari sekian banyak penyakit hewan, yang paling mengkhawatirkan di Bali adalah rabies dan Japanese Enchephalitis (JE).

Menurutnya dari tahun 2008 hingga sekarang, atau hampir 11 tahun, penanganan rabies di Bali, kira-kira kalau dihitung uang yang dihabiskan negara tidak kurang dari Rp 300 milyar untuk satu penyakit itu saja.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved