Pengoplos Beli Gas di Banyak Tempat, Disperindag Sudah Lama Antisipasi Elpiji Oplosan

Pengoplosan gas subsidi menjadi non subsidi sudah sejak lama diatensi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana

Pengoplos Beli Gas di Banyak Tempat, Disperindag Sudah Lama Antisipasi Elpiji Oplosan
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Barang bukti pengoplosan gas elpiji yang dilimpahkan ke Kejari Negara, Kamis (12/9/2019). Pengoplos Beli Gas di Banyak Tempat, Disperindag Sudah Lama Antisipasi Elpiji Oplosan 

Pengoplos Beli Gas di Banyak Tempat, Disperindag Sudah Lama Antisipasi Elpiji Oplosan

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pengoplosan gas subsidi menjadi non subsidi sudah sejak lama diatensi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana.

Pengoplosan itu disebut merupakan permainan oknum yang ingin meraup untung dan merugikan negara.

Pasalnya, modus yang digunakan ialah membeli gas elpiji 3 kilogram di beberapa warung di Jembrana, kemudian menjualnya dengan cara dioplos.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, I Komang Agus Adinata mengatakan, pengungkapan kasus pengoplosanoleh oknum tersebut sudah diantisipasinya sejak lama.

Bahkan berbagai cara dilakukan, seperti Operasi Petik untuk melihat kapasitas peredarannya di masyarakat.

Diakui, pihaknya sudah lama mengantisipasinya dengan berbagai cara di lapangan.

"Kami sudah lama mengantisipasi itu, dan memang itu ternyata ulah dari segelintir orang. Katanya empat hingga lima tabung dia (tersangka) menjual. Dan itu dibeli dari beberapa warung, tidak di satu warung," ucapnya, Kamis (13/9/2019).

Pihaknya juga sudah sering memastikan tidak ada praktik curang, dengan secara berkala melakukan pemeriksaan seperti dari distributor ke pangkalan gas elpiji sampai ke warung-warung.

"Pembelian tiga hingga lima dalam satu waktu itu tidak dicurigai pihak warung. Ya karena mungkin satu beli di warung ini, terus di warung lain lagi satu. Jadi ya susah terdeteksinya," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved