Timbangan Wajib Ditera Ulang Setiap Tahun, UPTD Metrologi Denpasar Punya 12 Penera Lapangan

Pelayanan tera dan tera ulang bertujuan menjamin kepastian ukuran melalui alat-alat ukur sehingga tidak merugikan masyarakat

Timbangan Wajib Ditera Ulang Setiap Tahun, UPTD Metrologi Denpasar Punya 12 Penera Lapangan
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Alat timbang - Contoh alat penimbangan beras ini wajib dilakukan tera ulang setiap tahun sekali. Timbangan Wajib Ditera Ulang Setiap Tahun, UPTD Metrologi Denpasar Punya 12 Penera Lapangan 

Timbangan Wajib Ditera Ulang Setiap Tahun, UPTD Metrologi Denpasar Punya 12 Penera Lapangan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Peneraan suatu alat ukur dilakukan oleh suatu lembaga yang disebut metrologi.

Kepala UPTD Metrologi Denpasar, I Wayan Suta menjelaskan, terdapat tiga fungsi pokok metrologi, antara lain pengelolaan standar, pelayanan tera dan tera ulang, serta pengawasan Ukuran, Takaran, Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP).

Pelayanan tera dan tera ulang bertujuan menjamin kepastian ukuran melalui alat-alat ukur sehingga tidak merugikan masyarakat.

Maka dari itu setiap alat ukur, khususnya yang digunakan untuk usaha, wajib diajukan untuk ditera ulang setiap tahun. 

“Makanya setiap tahun harus ditera ulang. Kalau umpamanya tanda teranya tahun 2019 ditera, 2020 ndak, 2021 kan sudah tidak berlaku lagi. Kalau (alat ukur) itu tetap dipakai berarti sudah melanggar Undang-undang,” kata Suta saat ditemui di Ruang Kerjanya, Jumat (13/9/2019).

Lebih lanjut dijelaskan, ada tiga persyaratan kemetrologian, antara lain kebenaran, kepekaan dan ketidaktetapan.

Ketiga hal tersebut menjadi syarat teknis dari kemetrologian.

Kebenaran maksudnya, sesuatu yang diukur jumlahnya harus benar.

Misalnya menimbang beras satu kilogram, maka harus benar beras yang diisi satu kilogram.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved