Antasari Azhar Minta KPK Jangan Cengeng, Begini Sebabnya 

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menyesalkan mundurnya pimpinan KPK di saat KPK digempur masalah revisi UU

Antasari Azhar Minta KPK Jangan Cengeng, Begini Sebabnya 
Warta Kota/henry lopulalan
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar (tengah) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/1/2017). Warta Kota/henry lopulalan 

Menurut Djarot, diperlukan revisi aturan guna memperkuat KPK

"Ya biasalah pro dan kontra ya, jadi KPK itu yang didirikan Bu Mega (presiden ke-5 Indonesia) kan yang sifatnya ad hoc dan UU itu sudah 17 tahun yang lalu. Kok mau direvisi, diperkuat kok malah ada pro kontra, kan lucu ya," kata Djarot saat ditemui di Sintang, Sabtu (14/9).

Djarot mengatakan PDI P berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih dengan merevisi UU KPK secara terbatas.

"Kami komitmen tetap harus membangun pemerintahan bersih yang antikorupsi. Caranya apa? Tadi merevisi UU KPK secara terbatas tentunya ya. Masa sama sekali tak bisa disentuh oleh siapa pun juga," ujarnya.  "UU itu kan bukan kitab suci, UUD 1945 saja bisa diamandemen, ini UU dan sudah 17 tahun loh ya," katanya lagi.

Budayawan Romo Benny Susetyo menyarankan  Presiden Jokowi segera menggelar pertemuan dengan para pimpinan KPK, Agus Rahardjo Cs membahas nasib KPK sehingga polemik tidak berlarut.

Romo Benny mengharapkan masalah KPK saat ini harus dituntaskan.

Dia mengajak semua pihak sama-sama menatap ke depan ‎serta tidak menyerah dengan keadaan karena publik pasti selalu menunggu kinerja KPK dalam memberantas korupsi.

"Baiknya segera dipertemukan, gelar pertemuan Presiden dengan Agus Rahardjo, Saut dan Laode. Panggil mereka,  duduk bersama untuk mencari solusi," kata Romo Benny.

"Kita ini harus melihat ke depan, jangan menyerah dengan keadaan. Kita tidak bisa menolak, sekarang hanya bisa mengawal RUU KPK," ungkap Romo Benny.

Melalui surat elektronik Jumat (13/9), Saut Situmorang mundur sebagai komisioner KPK 2015-2019, sehari setelah DPR memilih lima orang untuk menjadi pimpinan KPK 2019-2023.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved