Pemuda Sumenep Kejar-kejaran dengan Tukang Bakso di Uluwatu, Pelayan Toko Beri Kesaksian Begini

Aksi kejar-kejaran antara pemuda Sumenep, Moch Khazin (30) dengan Dwi Ribut Santoso (32) warga Surabaya jadi perhatian Jalan Uluwatu

Pemuda Sumenep Kejar-kejaran dengan Tukang Bakso di Uluwatu, Pelayan Toko Beri Kesaksian Begini
internet
Ilustrasi 

Pemuda Sumenep Kejar-kejaran dengan Tukang Bakso di Jalan Uluwatu, Pelayan Toko Beri Kesaksian Begini

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Aksi kejar-kejaran antara pemuda Sumenep, Moch Khazin (30) dengan Dwi Ribut Santoso (32) warga Surabaya jadi perhatian Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan (Kutsel), Badung.

Dwi Ribut Santoso yang merupakan pedagang bakso terlihat membawa sesuatu dari dalam toko Farrell II Phone shop Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan (Kutsel), Badung.

Tiba-tiba ada teriakan karyawan dari dalam toko. Dwi Ribut Santoso langsung kabur
memakai sepeda motor Honda Scoopy warna hitam berplat P 3635 GD.

Moch Khazin yang ada di dekat lokasi kejadian, spontan mengejar pelaku.

Wanita Bersuami Beri Pengakuan Mau Direkam Saat Berhubungan Badan dengan Selingkuhannya, Kini Viral

Berawal dari Pengakuan Bocah 9 Tahun, Anak-anak di Desa Saba Gianyar Dilarang Main Sendiri

Kontrak Bachdim di Bali United Berakhir Akhir 2019, Kemana Akan Berlabuh? Yabes Tanuri Buka Suara

Sempat terjadi aksi tarik menarik antara pelaku dan Moch Khazin.

Saat aksi tarik menarik, Moch Khazin kena jotos pelaku Dwi Ribut Santoso.

Tak mau mengalah, Moch Khazin terus menarik Dwi Ribut Santoso hingga terjatuh dan tak berdaya saat warga lain ikut mengepung tersangka.

Dwi Ribut Santoso dituduh mencuri merek Vivo S1 dan Vivo Y12 dengan kerugian sekitar Rp 5.798.000.

Modus berpura-pura ingin membeli handphone, pelaku pencurian handphone di toko Farrell II Phone shop Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan (Kutsel), Badung berhasil dibekuk tim Opsnal Polsek Kuta Selatan.

Pelaku sehari-hari tinggal di Jalan Baliclif, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung berhasil dibekuk pada hari Jum'at (13/9/2019) sekitar pukul 17.00 wita.

Karyawati toko yang tidak disebutkan namanya, melayani kedatangan Dwi Ribut Santoso sebagai pembeli.

Saat pelayan terlihat lengah dan kondisi toko sepi, Dwi Ribut Santoso langsung beraksi.

Saat pelaku keluar toko, pelayan lansung berteriak dan dikejar saksi Moch Khazin.

Setelah ditangkap lalu diserahkan polisi yang datang ke lokasi.

"Saat ini korban sudah diamankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," jelas Kasubbag Humas Polresta Denpasar, Iptu Haji Andi Muhammad Nurul Yaqin pada Minggu (15/9/2019). (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved