Diduga Ada Upaya Penculikan Anak di Blahbatuh & Pelaku Ditabrak Saudara Korban, Ini Kata Polisi 

Bocah laki-laki asal Banda ini mengaku dibekap oleh orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor, lalu memboncengnya diduga akan melakukan penculik

Diduga Ada Upaya Penculikan Anak di Blahbatuh & Pelaku Ditabrak Saudara Korban, Ini Kata Polisi 
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Aparat kepolisian Polsek Blahbatuh dan Polres Gianyar melakukan rekonstruksi di TKP bersama korban, Minggu (15/9/2019). 

Setelah itu, mereka melakukan rekonstruksi di TKP bersama korban.

“Kami masih mendalami kebenaran kasus ini,” ujar seorang polisi di TKP.

Korban GDMP saat ditemui masih terlihat ketakutan usai insiden tersebut.

Meski demikian, ia sanggup memberikan informasi ke polisi.

“Saya bersepeda (di TKP), diikuti, langsung tutup mulut saya pakai tisu, habis itu saya mau mengikuti yang diminta, naik ke motor. Orangnya dua orang, bapak-bapak, dan anak kecil seumuran saya. Pakai Vario hitam, helm hitam, penutup wajah (slayer) warna merah, pakai jaket hitam,” ujarnya pada aparat.

Ayah korban, I Wayan Sudanta (42), mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut lima hari setelah kejadian.

Hal itupun karena dia melihat sikap anaknya berbeda dari hari biasanya.

“Biasanya anaknya periang dan selalu main keluar rumah, tapi belakangan dia jadi pendiam dan hanya di rumah. Saat ditanya kenapa begitu, tidak mau bilang apa-apa.

Saat istri belanja ke warung, dibilang anak saya habis kecelakaan. Di sanalah saya curiga, saya periksa tidak ada luka.

Akhirnya dia mengakui mulutnya dibekap, lalu diajak pergi. Sepertinya anak saya itu dihipnotis,” ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved