Heboh Kasus Penculikan Anak di Saba Gianyar, Kelian Banjar Minta Maaf 'Ternyata Cerita Bohong'

Pihaknya meminta, screenshot pesan WA-nya yang menyebar di facebook, dan media sosial lainnya, supaya tidak disebarkan lagi.

Heboh Kasus Penculikan Anak di Saba Gianyar, Kelian Banjar Minta Maaf 'Ternyata Cerita Bohong'
Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta
Kelian Dinas Banjar Banda, I Kadek Merta Anggara (kiri) bersama aparat Desa Saba, Polisi dan TNI usai mengklarifikasi informasi tentang penculikan anak, Senin (16/9/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Aparat kepolisian Polsek Blahbatuh memberikan perhatian serius terhadap dugaan kasus percobaan penculikan anak di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Bali.

Penyelidikan telah dilakukan hampir 24 jam penuh, sejak Minggu (15/9/2019).

Berdasarkan keterangan para saksi dan pendalaman terhadap kesaksian GDMP (9), yang mengaku dibekap dan mau diculik, aparat menemukan fakta bahwa kasus tersebut ternyata tidak benar.

Kelian Dinas Banjar Banda, I Kadek Merta Anggara, Senin (16/9/2019) mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa bersalah pada masyarakat, karena secara tidak langsung ikut terlibat dalam menyebarkan informasi bohong yang telah meresahkan masyarakat.

Kata dia, informasi yang disebarkannya melalui pesan WhatsAPP (WA) yang menyatakan, ‘benar ada upaya penculikan anak di banjarnya’, merupakan informasi sepihak dari GDMP.

“Saya meminta maaf pada masyarakat atas informasi ini, informasi yang hanya sepihak yang saya hanya dapat dari si anak ini, tanpa melakukan pendalaman kebenaran,” ujarnya.

Pihaknya meminta, screenshot pesan WA-nya yang menyebar di facebook, dan media sosial lainnya, supaya tidak disebarkan lagi.

Sebab berdasarkan penyelidikan aparat kepolisian, kasus ini tidak benar adanya.

Meski demikian, pihaknya berharap masyarakat tidak menyalahkan atau menghakimi GDMP.

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak cemas. Meskipun GDMP membuat cerita bohong, kita tidak boleh menyalahkannya, kita jadikan ini sebagai pelajaran berharga,” tandasnya.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved