Prajuru dan Warga Kembali Kembangkan Garam Amed

Prajuru serta warga di Banjar Lebah, Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali. kembali menghidupkan warisan leluhur pembuatan garam Amed

Prajuru dan Warga Kembali Kembangkan Garam Amed
Tribun Bali/Saiful Rohim
Lahan pertanian garam masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Garam Bali di Banjar Lebah, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Senin (16/9/2019). Warga tampak bersihkan peralatan pembuatan garam. Prajuru dan Warga Kembali Kembangkan Garam Amed 

Prajuru dan Warga Kembali Kembangkan Garam Amed

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Prajuru serta warga di Banjar Lebah, Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali. kembali menghidupkan warisan leluhur yang hampir punah.

Yakni pembuatan garam Amed yang ada sejak abad ke 15.

Mengingat garam Amed memiliki kualitas cukup tinggi dan khas, hingga dikenal ke luar negeri.

Klian Adat Lebah, Nengah Suanda, menjelaskan, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi prajuru dan warga kembali menghidupkan dan mengembangkan garam Amed.

Pertama, khawatir warisan leluhur itu punah, karena jumlah warga yang menjadi petani garam tersisa beberapa orang.

"Dulu itu ratusan orang yang kerja menjadi petani garam. Saat Pantai Amed berkembang, hampir semua petani garam beralih ke pariwisata. Makanya prajuru berusaha menghidupkan kembali lantaran hampir punah,"ungkaap I Nengah Suanda, Kemarin (16/9/2019).

Faktor kedua, ada dorongan dari LSM nasional dan luar untuk kembali menghidupkan aktivitas bertani garam dengan alat tradisional, karena garam Amed sudah terkenal dan mendapat sertifikat Indikasi Geografis dari Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual, Menkumham.

"Dari LSM luar dan dalam negeri meminta kegiatan bertani garam dengan alat tradisional dihidupkan. Katanya garam Amed sudaah mendunia," tambah Suanda.

Sejak tahun 2015, prajuru berserta warga sekitar berupaya menghidupkan dan mengembangkan petani garam sekitar Banjar Lebah.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved