STAHN Optimalkan 69 Dosen Muda Hadapi Tantangan Pendidikan

Menghadapi tantangan perguruan tinggi di era rovolusi industri dan digitalisasi, perguruan tinggi Hindu di Bali diharuskan mempersiapkan diri

STAHN Optimalkan 69 Dosen Muda Hadapi Tantangan Pendidikan
Dok Jurusan Dharma Duta STAHN Mpu Kuturan Singaraja
Ramah Tamah - Suasana ramah tamah dosen Jurusan Dharma Duta STAHN Mpu Kuturan Singaraja di Monumen Bhuwana Kerta, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (15/9/2019). STAHN Optimalkan 69 Dosen Muda Hadapi Tantangan Pendidikan 

STAHN Optimalkan 69 Dosen Muda Hadapi Tantangan Pendidikan

TRIBUN-BALI. COM, BULELENG - Menghadapi tantangan perguruan tinggi di era rovolusi industri dan digitalisasi, perguruan tinggi Hindu di Bali diharuskan mempersiapkan diri.

Di tengah kompetisi lembaga pendidikan yang ketat, SDM dan tenaga pengajar menjadi kunci agar performa kampus Hindu diterima oleh masyarakat dan menjadi solusi keumatan.

"Potensi SDM dan dosen muda jadi modal bagi STAHN Mpu Kuturan ke depan, untuk berinovasi dalam pembelajaran dan menjawab tantangan era sekarang yang terus berubah dengan cepat," kata Ketua Jurusan Dharma Duta STAHN Mpu Kuturan Singaraja Made Sedana di sela Ramah Tamah (Ratam) di Monumen Bhuwana Kerta, Desa Panji Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, Minggu (15/9/2019).

Tantangan perguruan tinggi, tambah Sedana, semakin kompleks.

Kampus tak semata meluluskan para sarjana tetapi juga membekali keterampilan dan keahlian agar para lulusan siap kerja hingga bisa mandiri.

Sebagai kampus Hindu negeri satu-satunya di Bali Utara, pihaknya menyebut antusias mahasiswa baru tahun 2019 ini mendekati angka 400.

Hal ini menunjukkan partisipasi masyarakat yang besar untuk mengenyam pendidikan di lembaga Hindu.

Melalui rekrutmen CPNS tahun 2018 lalu, setidaknya STAHN Mpu Kuturan memiliki 69 dosen muda yang lahir dari proses seleksi ketat.

Sedana menegaskan, STAHN Mpu Kuturan kerapkali diidentikkan dengan perguruan tinggi untuk mencetak sarjana agama.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved