Porprov Bali

Jelang Laga 'El Clasico', Badung Soroti 5 Pemain 'Siluman' Denpasar

Laga El Clasico sepak bola Bali akan tersaji di Porprov Bali XIV di Stadion Debes Tabanan, Rabu (18/9) sore antara Denpasar vs Badung.

Jelang Laga 'El Clasico', Badung Soroti 5 Pemain 'Siluman' Denpasar
TRIBUN BALI/MARIANUS SERAN
Ketua KONI Badung Made Nariana (kedua kiri), Ketua Asprov Pssi Bali Ketut Suardana (tengah) dan Ketua Koni Denpasar IB Tony Astawa do Gor Debes Baru Tabanan, Selasa (17/9/2019) pagi. 

Jelang Laga 'El Clasico', Badung Soroti 5 Pemain 'Siluman' Denpasar

TRIBUN BALI.COM - Laga El Clasico sepak bola Bali akan tersaji di Porprov Bali XIV di Stadion Debes Tabanan, Rabu (18/9) sore antara Denpasar vs Badung.

Kedua tim akan menentukan siapa peraih medali emas Porprov Bali tahun ini.

Namun, sebelum keduanya bentrok, tim Badung melayangkan protes dan gugatan kepada tim Denpasar terkait enam pemain siluman atau asing milik Denpasar.

Surat protes beserta bukti telah dilansir dalam nota protes kepada panpel dan dewan hakim serta KONI Bali selaku lembaga yang mensahkan atlet Porprov Bali XIV.

Ketua Askab PSSI Badung Graha Wicaksana, kepada Tribun Bali, menjelaskan Askab PSSI Badung telah menemukan data dan bukti pemain siluman milik Denpasar.

"Pemain Denpasar yang kita dapat data yakni M Fahmi Fahrezzy, dia mutasi KTP nya baru empat bulan lalu. Jadi dia sudah langgar aturan mutasi, harusnya 12 bulan sebelum Porprov Bali XIV dimulai," kata Graha Wicaksana.

Askab PSSI Badung mencurigai lagi lima pemain Denpasar, yang KTP nya sama seperti si Fahmi Fahrezzy.

Yakni ada pemain bernama Andri Yulianto, Khoirul Ma'Arif, M Dendys, Toriansyah, dan Rendy Setiawan.

"Kami curigai lima pemain ini hal yang sama seperti data yang telah kami temukan. Mereka bareng ini. Tidak ada jejak digital mereka bermain di Denpasar. Tiba-tiba kok ada pemain baru. Kok dari luar Bali," tegas Graha Wicaksana.

Menurut dia, jika ada jejak digital pernah bermain untuk Denpasar, lewat Perseden atau Soeratin Denpasar, dan lainnya, tentu semua tim bisa terima.

"Justru, kita lihat jejak digital mereka pernah bermain di klub profesional seperti Kalteng Putra. Si Fahmi Fahrezzy ini. Kita sudah ajukan protes malam ini (Selasa 17/9) pukul 20.00 Wita) Data dan bukti nya sudah lengkap. Kita masih kumpulkan bukti yang lima pemain lainnya ini," jelas Graha Wicaksana.  (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved